| Kamis, 26 Mei 2005 | NASIONAL |
Aneka WartaRp 250 M untuk Ujian NasionalBANDUNG-Pemerintah segera mengucurkan dana Rp 250 miliar bagi pelaksanaan ujian nasional di seluruh Indonesia, yang menurut rencana digelar sesuai dengan jadwal pada akhir Mei dan awal Juni 2005. Demikian dikatakan mendiknas Bambang Sudibyo di sela-sela peninjauan kesiapan sekolah dan pengolahan hasil akhir ujian nasional di Bandung, kemarin. "Biaya untuk menggelar ujian nasional sudah tidak masalah, karena sebentar lagi bakal turun. Segera," katanya. Dia menyadari bahwa persoalan dana tersebut cukup penting. Tapi menurut dia, dinamika persiapan ujian nasional untuk sementara belum menyedot pengeluaran yang besar karena kegiatannya yang belum banyak dilakukan. "Kalau sudah ada kepastian akan turun, artinya pemda bisa saja melakukan persiapan dulu. Karena dana itu akan turun segera," tandasnya. Yang jelas, pelaksanaan Ujian Nasional 2005 dapat dikatakan sudah siap 100 persen, dan tidak mendapat masalah di lapangan. Ditegaskan, kesiapan itu tak hanya di satu provinsi tapi di seluruh Indonesia. "Saya kemarin mengecek ke Banten, provinsi pemekaran yang kondisinya tidak sedewasa provinsi lain. Hasilnya, mereka siap menggelarnya. Bahkan lebih baik dibanding provinsi lain. Pokoknya kesiapana itu berada di semua tingkatan," tegas Bambang.(dwi-34) Dirjen Postel Luncurkan Prangko Amal BANDUNG-Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias, Sumut, pada penghujung tahun lalu mendorong Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi menerbitkan prangko amal seri bencana alam nasional. Prangko tersebut diluncurkan belum lama ini di kantor pusat, Bandung dengan jumlah cetak 1.000.000 keping dengan harga satuan Rp 1.800. Dari harga tersebut, Rp 300 akan disumbangkan untuk rehabilitasi bencana alam yang terjadi di Tanah Rencong dan Nias, sehingga jika semua prangko terjual habis akan terkumpul dana sebesar Rp 300.000.000. Bersamaan dengan peluncuran prangko amal tersebut, juga diterbitkan Sampul Hari Pertama yang dijual dengan harga Rp 3.800/sampul dengan jumlah cetak yang terbatas, hanya 2.000 set.(hm-34) |