| Kamis, 26 Mei 2005 | MURIA |
KKP Menaruh Perhatian pada Kerusakan TrotoarREMBANG - Kerusakan trotoar yang sering terjadi di sepanjang jalan pantura Kota Rembang, kini menjadi perhatian serius Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP). ''Memang kami akui banyak trotoar yang rusak. Jika melihat bekasnya, sepertinya tersenggol kendaraan berat,'' ujar Kepala KKP Ir Abdul Nasir. Dia mengemukakan, sekarang ini keberadaan trotoar di sepanjang jalan pantura, khususnya di dalam Kota Rembang, dalam kondisi tidak aman. Alasannya, ketika trotoar dibangun tidak dilengkapi dengan penghijauan. Padahal, jalan pantura cukup padat arus lalu lintasnya. Bahkan, tidak sedikit kendaraan berat yang melintas di jalan tersebut sehingga banyak kendaraan yang berjalan terlalu menepi. ''Persoalan itulah yang menyebabkan trotoar kami banyak yang rusak gara-gara tersenggol truk atau kendaraan berat lainnya,'' ujar Nasir. Karena itu, dia merasa perlu untuk secepatnya melindungi trotoar dari ulah para pengemudi yang kurang hati-hati dalam mengemudikan kendaraannya. Salah satu upayanya adalah dengan memberikan pengaman trotoar dengan penghijauan. ''Kami sudah menyiapkan tanaman untuk pelindung trotoar. Kegiatan penanaman tinggal menunggu waktu yang tepat,'' katanya. Dia menyebutkan, pihaknya telah memilih jenis tanaman tanjung untuk pelindung trotoar. Pertimbangannya, karena tanjung memiliki batang yang keras, daunnya rimbun, dan tahan panas. Namun, lanjutnya, ada satu persoalan yang bisa menghambat proses pertumbuhan tanaman pelindung trotoar tersebut. Sebab kenyataan di lapangan menunjukkan, banyak tanaman penghijauan yang mati akibat tangan-tangan jahil. Karena itu, pihaknya berharap kepada masyarakat agar ikut menjaga dan merawat semua tanaman penghijauan. (jl-15dj) |