| Kamis, 26 Mei 2005 | SEMARANG |
Prioritaskan Pembenahan InternalSELAMA lima bulan menjabat Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Inf Agus Subiyakto lebih memprioritaskan pembenahan internal jajarannya yang berada di wilayah Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang. Sebab sebelum melakukan kegiatan pembinaan di luar satuan yang melibatkan masyarakat, manajemen di dalam Kodim harus tertata lebih dahulu. "Hal itu merupakan strategi pertama yang saya lakukan ketika dipercaya menjabat Dandim 0714/Salatiga. Setelah di dalam bersih, baru melakukan tugas komando di luar markas," tegas Agus Subiyakto di sela-sela ujian karate yang diikuti 358 personel Kodim, di halaman Kodim setempat, kemarin. Lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang 1986 ini menjelaskan, pembinaan internal yang dilakukan itu bersifat manajemen pangkalan/markas. Kemudian melaksanakan program rutin yang sudah menjadi agenda atasan dan pembinaan personel. Sementara itu untuk pembinaan ke luar, dilakukan sesuai dengan UU TNI/34. Yakni, pemberdayaan wilayah pertahanan di daerah yang menjadi tugas Kodim. "Termasuk membantu Polri mengatasi gangguan kamtibmas, membantu Pemkot mengatasi bencana, dan kegiatan terpadu lainnya yang melibatkan masyarakat," kata Agus didampingi Pasi Intel Kapten Inf Mudahri. Mengenai ujian karate yang dijalani personelnya, Dandim menilai hal itu bukan semata-mata untuk kenaikan sabuk saja. Melainkan sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan bela diri menghadapi situasi tidak menentu. "Ujian karate ini merupakan perintah langsung pimpinan TNI AD. Latihan bela diri tersebut telah dilakukan secara rutin di satuan kami," papar suami dari Yayuk Anekabeti ini. Pria kelahiran Jember 1963 yang dikaruniai seorang putra itu berkeyakinan bahwa olahraga bela diri dapat menumbuhkan sportivitas, rasa percaya diri, menjaga kesehatan, dan mempertahankan diri. Karena itu tidak heran bila peminatnya sangat banyak," ujar Dandim yang juga Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Kota Salatiga ini. (Surya Yuli P-56m) |