logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 26 Mei 2005 SEMARANG
Line

Kos Dibobol, 2 Motor Amblas

GUNUNGPATI-Rumah kos mahasiswa Unnes di sekitar Gunungpati kembali menjadi sasaran pencuri motor. Rabu (25/5) dinihari, kawanan pencuri membobol dua rumah kos di Jalan Banaran, Sekaran dan membawa kabur dua sepeda motor, tiga ponsel, dan dompet berisi uang ratusan ribu rupiah.

Pencurian terjadi antara pukul 01.00 hingga 03.00. Dua motor yang hilang, yakni Suzuki Shogun G-6883-QG dan Honda Supra K-5014-EK. Kedua kendaraan itu masing-masing milik Taufik (20) dan Widi (19), yang tinggal di sebuah rumah kos seberang gerbang kampus Unnes.

Pelaku masuk dengan mencongkel jendela ruang tengah, tempat para penghuni kos memarkir motor. Aksi pencuri tidak ketahuan, padahal Taufik tidur di bawah jendela itu.

Kawanan penjahat yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang kemudian membawa keluar dua motor yang kunci setangnya sudah dibongkar terlebih dahulu. Pelaku tampaknya sudah amat terbiasa dan begitu tenang saat beraksi. Terbukti, mereka juga berani memasuki kamar yang ditempati Widi dan mengambil sebuah ponsel. Pencuri seperti sudah hafal situasi sekitar tempat kejadian.

Sebelumnya, pelaku yang diduga orang yang sama juga beraksi di kos lain yang jaraknya tak berjauhan. Di tempat itu, mereka menggondol dua ponsel merek Nokia 2100 dan Samsung kepunyaan Edi (20) dan Iwan (21).

Kedua pemuda itu tinggal bersama dalam satu kamar. Sekitar pukul 01.00, Iwan pergi ke kamar mandi untuk buang air. Tak lama kemudian masuk lagi, tapi rupanya Iwan lupa mengunci pintu kamar. Kesempatan itu dimaanfaatkan pencuri yang tampaknya sudah mengamati beberapa lama.

Mereka masuk ke kamar dan mengambil dua handphone serta dompet milik Edi yang tersimpan di dalam tas. Anehnya, kedua penghuni yang tertidur tak mendengar suara apa pun. Pencurian baru diketahui selang satu jam kemudian ketika Iwan bangun dengan maksud belajar untuk persiapan ujian esok paginya. Ia terkejut mendapati ponselnya sudah lenyap.

Dua kejadian itu sudah dilaporkan ke Polwiltabes. Polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi. Namun penyelidikan menemui hambatan,karena tidak ada saksi yang melihat orang mencurigakan di sekitar lokasi saat kejadian. (G3-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA