| Kamis, 26 Mei 2005 | KEDU & DIY |
Keuangan UGM DiauditYOGYAKARTA- Menanggapi aksi mahasiswa UGM hari Jumat (20/5) lalu, dalam hal Trituma (tiga tuntutan mahasiswa) yang menuntut transparansi dan akuntabilitas keuangan UGM, pelibatan mahasiswa dalam kebijakan UGM, dan realisasi 20 persen anggaran pendidikan pada APBN dan APBD. Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan UGM Drs Suryo Baskoro MS, Sabtu lalu menjelaskan, soal transpransi dan akuntabilitas dalam hal pengelolaan keuangan telah menjadi komitmen universitas. Sejak tahun 2003, laporan keuangan UGM sudah diaudit oleh auditor internal dan eksternal, yaitu auditor internal terdiri atas satuan audit internal (SAI) dan dewan audit (DA) yang masing-masing melaporkan kinerja keuangan semua unit kepada Rektor dan MWA (Majelis Wali Amanat). Sedangkan auditor eksternal adalah badan pemeriksa keuangan (BPK). UGM adalah PT BHMN (badan hukum milik negara) pertama yang meminta BPK sebagai auditor eksternal atas laporan keuangannya. Sementara itu, dalam realisasi anggaran pendidikan, dikatakan universitas akan mendukung tekanan yang dilakukan oleh mahasiswa kepada pemerintah tersebut, untuk merealisasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. (P12-39) |