logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 26 Mei 2005 KEDU & DIY
Line

Cari Dana Catut Nama Panti

PURWOREJO - Kepala Panti Asuhan Wiloso Muda Mudi (PA-WMM) Purworejo Sardono SSos menyesalkan tindakan oknum LSM yang menggunakan nama panti asuhannya untuk mencari dana. Pencari dana dalam aksinya menyatakan PA-WMM akan menyelenggarakan khitanan massal.

Ketika ditemui di kantornya pada Rabu siang kemarin, Sardono menegaskan, pihaknya tidak punya rencana mengadakan khitanan massal, apalagi dengan mengumpulkan sumbangan dari warga.

''Mencari dana dari rumah ke rumah itu pantangan. Jika hendak mengadakan khitanan massal, saya kira minta bantuan dana ke (Pemerintah) Provinsi saja dipenuhi, kok meminta-minta,'' papar Sardono.

Dia merasa perlu memberikan klarifikasi karena akhir-akhir ini banyak warga yang menanyakan kebenaran pencarian dana untuk khitanan massal yang diselenggarakan panti asuhan tersebut.

Menurut keterangannya, rata-rata penelepon menghubungi kantornya setelah didatangi dua oknum yang ditengarai anggota dari sebuah LSM Klaten. Dua oknum tersebut mengatakan, sunatan massal akan diselenggarakan pada 24 Juli mendatang.

Waspada

Berkenaan dengan adanya tindakan yang mencatut nama panti yang dipimpinnya, dia mengharapkan kepada warga agar waspada.

Penghuni panti terdiri atas 48 laki-laki dan 52 perempuan itu kini bersekolah di SD (21 anak), SLTP (49 anak), dan SLTA (30 anak). Sebagai pengisi waktu di panti, kegiatan mereka membuat sapu dan belajar mengelas karbit ataupun listrik. Penghuni panti yang telah lulus sekolah diberi bekal kursus sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. (yon-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA