SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Jumat, 20 Mei 2005

 

SEOUL - Para pejabat Amerika diam-diam mengadakan kontak dengan pejabat Korea Utara, pekan lalu. Padahal, Washington selama ini bersikeras menolak pembicaraan bilateral dengan Pyongyang menyangkut ambisi senjata nuklir Korut. Namun, Seoul kemarin mengabaikan kemungkinan pertemuan itu berhasil membujuk Korut untuk kembali ke meja perundingan enam negara.

BAGDAD - Iran mencoba menanam pengaruh baru di Irak, dengan mengirim menteri luar negerinya ke Bagdad pada Selasa lalu. Kunjungan itu dilakukan hanya 48 jam setelah Menlu AS Condoleezza Rice menjadi pejabat tinggi pertama yang mengadakan perundingan dengan pemerintahan baru Irak yang mayoritas kaum Syiah.

 

TEHERAN - Akbar Hashemi Rafsanjani (70), kandidat terkuat dalam pemilihan presiden Iran 17 Juni mendatang, Kamis kemarin mengatakan ingin memperbaiki hubungan dengan Amerika, jika dia terpilih kelak. Namun dia mengajukan syarat, Washington harus terlebih dulu mengakhiri kebijakan memusuhi Teheran yang telah berlangsung selama 25 tahun terakhir.

TEHERAN - Iran akan memikul sanksi-sanksi ekonomi PBB ketimbang harus membatalkan program bahan bakar nuklirnya, kata Wapres Iran. Hal itu dikatakan menjelang putaran baru perundingan antara Iran dengan negara-negara Eropa, yang berupaya mengekang program nuklirnya.

GAZA - Militan Palestina di Gaza menembakkan tiga roket ke wilayah Israel, Kamis kemarin. Tidak ada korban jiwa. Namun, serangan itu kian mengganggu gencatan senjata yang diberlakukan mulai Februari lalu.

BAGDAD - Sekelompok orang bersenjata membunuh seorang pejabat Kementerian Perminyakan Irak di Bagdad, Kamis kemarin. Itu merupakan aksi pembunuhan terbaru dalam gelombang serangan gerilyawan yang hampir mendorong negara itu ke konflik sektarian.

 

KARA-SUU - Pasukan Uzbekistan mengambil alih kendali atas Kota Kara-suu di perbatasan dengan Kirgiztan. Kara-suu adalah lokasi kerusuhan yang berbuntut pada pembantaian para pengunjuk rasa di dekat Andizhan.

TAIPEI - Seorang pria Taiwan tewas dan empat lainnya keracunan gara-gara minum minuman energi yang ternyata bercampur sianida. Pada botol minuman itu ditempel label bertuliskan ''Aku beracun. Tolong jangan diminum''.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA