| Jumat, 20 Mei 2005 | SEMARANG |
Lagi, Tiga Orang Masuk ke Dua Tim KampanyeSEMARANG- Tiga nama tokoh masyarakat kembali tercantum dalam struktur tim kampanye dua calon wali kota dan wakil wali kota. Berdasarkan hasil penelusuran Panwas Pilkada Kota Semarang, tiga nama itu yakni HM Ismail, Slamet Prayitno, dan Imam Syafii. Ketiga nama itu "diperebutkan" oleh pasangan calon Soediro-Musyafir dan Bambang Raya-Siti Chomsiyati. Kasus serupa sebelumnya menimpa Hasan Toha Putra, yang masuk dalam tim kampanye Sukawi-Mahfudz dan Soediro Musyafir. Namun Hasan Toha kemudian memberikan klarifikasi bila dirinya masih tetap netral tidak masuk dalam struktur tim kampanye cawali mana pun. Anggota Panwas Pilkada Zainal Abidin kemarin menuturkan, pihaknya yakin nama-nama yang tercantum dalam struktur tim kampanye kedua pasang calon itu orang yang sama. Misalnya nama HM Ismail yang dimaksud adalah mantan gubernur Jawa Tengah. Sedang Slamet Prayitno adalah pensiunan kepala Badan Kesbanglinmas Jateng. Ketua Panwas Pilkada Sriyanto Saputro menyayangkan masuknya satu nama dalam dua struktur tim kampanye. Secara etika politik dan administrasi hal itu tidak etis. Oleh karena itu, Panwas Pilkada menyarankan kepada KPU Kota untuk mengklarifikasi terhadap dua tim kampanye itu. "Secara lisan sudah kami sarankan," ungkap dia. Sementara itu, anggota KPU Nurul Akhmad mengemukakan, dirinya belum tahu persis apakah satu orang boleh masuk atau tidak ke dalam dua tim kampanye. Sebab, tidak ada aturan yang melarang hal tersebut. Akan tetapi, dari etika politik memang pencantuman satu nama pada dua tim kampanye secara etika politik kurang layak. Meski begitu, sambung dia, dalam waktu dekat KPU Kota segera mengumpulkan keempat tim kampanye cawali untuk menyelesaikan persoalan ini.(G17-36) |