| Kamis, 19 Mei 2005 | SALA |
Polisi Prioritaskan Kasus Pembobolan KPUDSUKOHARJO - Kasus pencurian komputer di Kantor Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) baru-baru ini, menjadi prirotas tim Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Sukoharjo. Kemarin, dua anggota tim mengambil sidik jari semua staf dan lima angota KPUD. ''Total yang diambil sidik jarinya sebanyak 25 orang, baik sidik jari kanan maupun kiri,'' ujar Kapolres Sukoharjo, AKBP Handono Warih, didampingi Kasat Reskrim, AKP Moh Ngajib, dan Kepala Urusan Pembinaan Operasi (Kaurbinops), Iptu Agus Setiyono. Kapolres menjelaskan, data sidik jari tersebut selanjutnya dicocokkan dengan sidik jari yang ditemukan di dua ruangan komputer KPUD sesuai dengan tempat pencurian. Namun dia belum dapat memastikan apakah ada orang dalam yang terlibat, seperti rumor yang berkembang di masyarakat belakangan ini. Apakah ada target waktu untuk mengungkap kasus tersebut? Kapolres menyatakan, akan berusaha secepatnya. Bahkan, sebagai bukti keseriusan, pihaknya telah mengirimkan tim ke Polda DIY. Pasalnya, Polda DIY memiliki data sejumlah kasus pencurian komputer. Data tersebut diharapkan dapat menjadi petunjuk untuk mengungkap kasus di Sukoharjo. Sementara itu, saat menjawab pertanyaan mahasiswa dalam seminar yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Univeritas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kampus Pabelan, AKP Basirun menepis lontaran berbagai pihak bahwa kasus pencurian lima central processing unit (CPU) yang berisi data-data pilkada di Sekretariat KPUD, bermotif politik. Menurut AKP Basirun, pencurian komputer di instansi pemerintah dan sekolah saat ini seperti sedang jadi tren. ''Memang, selama ini belum ada polisi yang menjaga di tempat itu (Sekretariat KPUD-Red), tetapi nanti akan ada polisi yang ditugaskan di KPUD,'' tuturnya. Ditemui secara terpisah, anggota KPUD, Joko Harjanto, menyambut positif upaya Polres Sukoharjo. Dia berharap, kasus pencurian komputer di kantornya dapat segera diungkap. Selain itu, agar tidak mengganggu persiapan kerja KPUD menyongsong pilkada.(G10,D11-42ha) |