logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Mei 2005 PANTURA
Line

Perusuh Pilkada Ditindak Tegas

  • Dimulai Masa Kampanye

PEKALONGAN - Dalam mengamankan jalannya pilwalkot, Jajaran Polwil Pekalongan tidak main-main. Segala bentuk kegiatan yang dapat mengganggu jalannya pilwalkot akan ditindak tegas.

Hal itu dikemukakan Kapolwil Pekalongan Kombes Drs Wahju Daeny SH, saat gelar pasukan dalam rangka pengamanan pilwalkot di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Rabu pagi (18/5) kemarin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Wali Kota Drs H Samsudiat MM, Kapolresta Pekalongan AKBP Drs Edy Suyanto, dan wakil dari TNI. Selain itu, sejumlah pejabat Muspida, beberapa calon, dan tim sukses juga hadir.

Sementara itu jumlah pasukan yang dipersiapkan dalam pengamanan pilwalkot mencapai ribuan personel, terdiri atas anggota Kodim Kota Pekalongan, Brimob Polresta Pekalongan, Batang, Pemalang, Polres Pekalongan, dan Linmas.

Wahju menegaskan, seluruh personel yang diterjunkan itu diperintahkan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Apabila ditemukan indikasi adanya tindakan ataupun kegiatan yang dapat mengganggu jalannya pilwalkot mereka diminta segera mengambil tindakan.

Pasalnya kalau hanya dibiarkan, dampaknya akan meluas dan dikhawatirkan dapat menimbulkan konflik. Meski demikian, ia meminta seluruh personel dalam menjalankan tugas tidak arogan.

Kapolwil juga mengimbau seluruh calon agar tidak memprovokasi massanya dan tim sukses untuk membuat onar. Sebab apabila ditemukan adanya kegiatan seperti itu, mereka juga akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Tim sukses dan koordinator lapangan harus tenang, jangan terprovokasi antara satu dan lainnya," ucapnya.

Menurutnya, demi kesuksesan pilwalkot di Kota Pekalongan yang baru pertama kali dilakukan, seluruh instansi yang terkait, organisasi masyarakat (ormas), dan masyarakat sendiri harus sepakat menjaga ketenangan dan ketertiban. Dengan adanya koordinasi tersebut seluruh rangkaian pilwalkot dapat berjalan dengan lancar.

"Dalam menjaga situasi yang kondusif, seharusnya tidak hanya mengandalkan aparat saja, sebab polisi juga mempunyai keterbatasan. Masyarakat dan elemen yang ada harus berkerja sama," tandasnya. (H17-44n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA