logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Mei 2005 NASIONAL
Line

Aneka Warta

Polio Perlu Pengawasan Berkelanjutan

BANDUNG - Petugas Teknis Pemberantasan Polio WHO Keith Feldon mengatakan, perlu pengawasan berkelanjutan mengingat kompleksitas permasalahan yang dihadapi atas keberadaan virus polio liar.

''Kejadian di Indonesia, di satu sisi memang membawa pengaruh positif yakni adanya pemutusan transmisi penyebaran virus tersebut tapi hal ini harus membuat kita melakukan pengawasan yang makin gencar karena virus polio sulit terdeteksi,'' kata Keith Feldon dalam Rakor Penanganan Polio di Bandung, Rabu kemarin.

Menurut Feldon, melakukan pengawasan secara terus-menerus bukanlah persoalan yang gampang. Pasalnya, langkah tersebut terkendala oleh dukungan dana yang prima terutama di daerah bermasalah. (dwi-41v)

Demo Kutuk Kekerasan pada Warga Sipil

BANDUNG - Sekitar 20 pekerja media yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Bandung (SWB) kemarin menggelar aksi keprihatinan atas kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat pada warga sipil di depan Gedung Sate Bandung. Aksi tersebut dipicu oleh nasib yang menimpa wartawan Republika, Priyantono Oemar (37). Dia digebuki oleh dua orang- diduga aparat militer-di depan kantornya di Jakarta, Selasa lalu.

Priyantono dirawat di RS Pertamina. Dia shock sehingga memorinya belum mampu secara sempurna mengenal lingkungannya seperti halnya sebelum digebuki. Belum jelas penyebab peristiwa tersebut. (dwi-41t)

Media Jangan Jadi Tim Sukses

SEMARANG- Ketua Dewan Pers Prof Dr Ichlasul Amal MA mengemukakan, pengelola media dan wartawan diharapkan tidak menjadi tim sukses salah satu kontestan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Menurutnya, hal tersebut mampu merusak citra media sebagai pihak yang independen. ''Apabila pengelola media dan wartawan menjadi tim sukses kontestan pilkada, maka akan sulit untuk menempatkan pers sebagai pilar demokrasi,'' katanya dalam diskusi "Pers dan Pilkada 2005", di Semarang, kemarin.

Ketua Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Drs Sabam Leo Batubara menambahkan, pers adalah bisnis kredibilitas. Media cetak partisan, lanjut Leo, memang diperbolehkan. Namun umumnya media semacam itu hanya berumur pendek. Dia menganjurkan kepada pengelola media, apabila ingin bertahan lama harus mampu menjaga independensi media. (mhr-41t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA