logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Mei 2005 KEDU & DIY
Line

Program Bus Patas Tunggu DPRD

YOGYAKARTA- Program bus patas antarkota di Yogyakarta dan sekitarnya untuk operasionalnya masih menunggu persetujuan DPRD DIY. Pemprov berharap apabila bus tersebut sudah beroperasi bisa menjadi solusi kesemrawutan angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Ir Setyoso mengungkapkan, tidak lama lagi bus patas tersebut akan diluncurkan. Dia membantah adanya pendapat pemberlakuan bus patas justru akan menambah semrawutnya lalu lintas. Menurutnya, bus patas sudah menggunakan konsep operator. Jadi, ada atau tidak ada penumpang tetap jalan.

''Sesuai dengan jadwal, ada atau tidak ada penumpang bus tetap jalan sehingga tidak mangkal dipertigaan atau di keramaian,'' ujarnya.

Selain itu, sopir dikontrak oleh pengelola dan mereka tidak ada target mencari penumpang sebanyak-banyaknya. Bus patas bakal beroperasi dari pagi hingga malam hari dengan fasilitas AC dan interior bus mewah untuk menjamin kenyamanan penumpang. Mengenai tiket, kata dia, tidak mahal dan sangat terjangkau oleh masyarakat.

Padat

Gubernur DIY Hamengku Buwono X menuturkan, saat ini lalu lintas Yogyakarta kian padat dan ruwet. Apalagi saat jam masuk kerja dan sekolah. Kondisi itu mengakibatkan masalah budaya berlalu lintas. Karena itu, dia melihat perlu adanya sebuah kebijakan radikal untuk menciptakan lalu lintas yang lebih beradab.

''Perlu kebijakan radikal dalam membenahi sistem transportasi. Itu dilakukan bila kita ingin mencerahkan lingkungan perkotaan,'' ujar HB X ketika membuka seminar Development of The Regional Integrated Transportasi System Within The Yogyakarta Region, kemarin.

Kebijakan tersebut tidak hanya untuk budaya berlalu lintas masyarakat, tetapi juga sistem transportasi yang ramah lingkungan. Dia mencontohkan disiplin lalu lintas masyarakat masih rendah. Misalnya kalau ada lampu kuning bukannya berhati-hati, melainkan malah mempercepat laju kendaraan agar tidak kena lampu merah. (D19-16s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA