logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Mei 2005 KEDU & DIY
Line

42 Perusahaan Dukung Penghematan Tenaga Listrik

MAGELANG- Gerakan penghematan tenaga listrik yang akan dilaksanakan PT PLN Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Magelang pada 23 Mei-7 Juni, didukung 42 perusahaan. ''Pada saat pemakaian listrik mengalami beban puncak antara pukul 18.00-22.00, mereka sepakat mengurangi pemakaian listrik. Bahkan ada perusahaan yang sanggup menggantikannya dengan diesel,'' ujar Ir Sulistyo, Manajer PLN APJ Magelang, Rabu kemarin.

Gerakan itu perlu disosialisasikan, karena pada 23 Mei-7 Juni BUMN tersebut akan melaksanakan pemasangan pipa gas di PLTU Muara Karang dan Tanjung Priok.

Akibatnya, sistem interkoneksi kelistrikan di Jawa-Bali pada periode itu untuk sementara mengalami kekurangan atau defisit daya listrik, terutama pada saat beban puncak pukul 18.00-22.00.

''Kami juga minta bantuan pelanggan rumah tangga, sosial, niaga, hiburan, dan lain-lain yang berjumlah sekitar 484.000, untuk mengurangi jumlah pemakaian listrik minimal 50 watt pada saat beban puncak. Itu untuk kebersamaan agar tidak dilakukan pemadaman secara bergilir,'' pintanya.

Sulistyo menuturkan, pihaknya sudah membuat jadwal pemadaman listrik bergilir. Namun jadwal itu tidak akan dilaksanakan sepanjang semua pelanggan ikut berpartisipasi dalam upaya penghematan listrik.

Setelah pemasangan pipa gas selesai, pelanggan bisa menggunakan listrik seperti sediakala.

Lebih Murah

Menurutnya, digunakannya gas untuk pembangkit tenaga listrik karena biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan BBM. Juga tidak menimbulkan polusi dan membuat mesin lebih awet.

Selain itu, upaya tersebut untuk meningkatkan daya tenaga listrik pada sistem kelistrikan Jawa-Bali, serta menjaga kelangsungan pasokan listrik secara terus-menerus.

''Ini juga merupakan upaya PLN untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggannya,'' ujarnya.

Meski 42 perusahaan sanggup untuk menurunkan pemakaian lisrik pada saat beban puncak, kata Ir Sulistyo, pada 23 Mei-7 Juni PLN akan menurunkan tim ke berbagai perusahaan untuk melakukan pengecekan.

Seperti PT Pabrik Kertas Blabak sudah menyatakan sanggup akan menggurangi pengunaan listrik satu juta watt, dan PT Patal Secang akan mengurangi 300.000 watt. ''Matahari Department Store sanggup menurunkan 50, sedangkan Gardena Swalayan dan Hero Supermarket akan menggantikan dengan diesel pada saat beban puncak,'' tutur Sulistyo sambil menambahkan, pengecualian hanya berlaku untuk rumah sakit dan fasilitas umum, karena menyangkut pelayanan masyarakat. (P60-16s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA