SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Selasa, 17 Mei 2005

- Seperti sudah diduga, keberangkatan para duta bulu tangkis Indonesia ke China untuk merebut Piala Sudirman adalah sebuah mission impossible. Taufik Hidayat cs menyerah 0-3 dari tuan rumah China pada partai pamungkas, Minggu malam lalu. Namun bagaimanapun, apa yang telah mereka perlihatkan selama berjuang di Capital Gymasium, Beijing.

- Tudingan bahwa para personel militer Amerika Serikat yang ditugaskan sebagai sipir penjara Guantanamo di ujung timur Kuba mencampakkan Alquran ke toilet, sebenarnya sudah pernah dikemukakan setahun lalu. Namun, setelah muncul aksi protes di mana-mana, barulah militer AS memerintahkan penyidikan.

SEBAGAI orang yang sangat dekat dengan profesi kewartawanan, sementara di pihak lain pernah terlibat dalam proses pembuatan undang-undang, akhir-akhir ini saya merasa gelisah. Saya melihat ada cara yang kurang pas di kalangan pers, mungkin kesalahfahaman, ketika merespons persoalan-persoalan hukum, baik dalam hal penegakan maupun dalam proses pembentukannya.

PERKEMBANGAN dunia tulis menulis 7 tahun terakhir ini sungguh menggembirakan. Penerbitan buletin, newsletter, jurnal, koran, tabloid, majalah, hingga buku, bermunculan di mana-mana. Media teks tersebut terus tumbuh, meski tidak sedikit yang akhirnya mati muda. Dari sekian banyak perkembangan media teks ini, ternyata ada satu benang merah yang dapat saya temukan.

Mari merenung sejenak, kemudian menengok ke belakang sejarah Indonesia bisa merdeka. Bukankah karena bangsa ini "bersatu" yang dimulai dari BO (1908), Sumpah Pemuda (1928) dan klimaknya Proklamasi 17 Agustus 1945.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA