SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 17 Mei 2005

 

SEMARANG- Penerbitan obligasi atau municipal bond oleh pemerintah daerah di Jateng baru diperbolehkan mulai tahun 2007. Setiap daerah yang mengalami defisit akan dibatasi untuk menerbitkan surat tersebut. Nilai obligasi maksimal 75 persen dari APBD.

PURWOKERTO-Bank Indonesia (BI) mendorong agar bank-bank umum memiliki unit pelayanan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) atau UMKM Center. Tujuannya agar mereka mempunyai daya saing dan mendapat respon positif dari masyarakat dan kalangan dunia usaha.

SEMARANG- Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus melakukan penyerapan dana segar atau likuiditas untuk menekan harga-harga tetap stabil. Langkah itu dilakukan agar target inflasi dapat terpenuhi. Bulan lalu, imbas kenaikan harga BBM memengaruhi angka inflasi hingga 0,07%.

JAKARTA- RUPST ( Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) Bank Mandiri menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan tahun buku 2004 menjadi sebesar Rp 5,26 triliun. Adapun 50% dari laba bersih Perseroan periode 1 Januari hingga Desember 2004 atau sebesar Rp 2,63 triliun dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham .

JAKARTA-Menyusul terjadinya kasus kredit macet di Bank Mandiri, Bank Indonesia diminta meninjau ulang Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang terkait dengan restrukturisasi kredit.

JAKARTA- Asosiasi pengembang rumah sederhana dan sangat sederhana (Apersi) mendukung langkah BTN mengkonversi menjadi bank syariah sepenuhnya.

 

JAKARTA- Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan II-2005 diperkirakan membaik seiring membaiknya kinerja modal karena adanya moratorium utang dan penerbitan obligasi internasional. Sementara itu, neraca transaksi berjalan diperkirakan masih mencatat surplus walaupun cenderung menurun dibandingkan triwulan sebelumnya.

JAKARTA - Selama triwulan I 2005 kemarin Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar RP 63,356 triliun, termasuk pembiayaan syariah. Bank ini tetap fokus pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan porsi pembiayaan mencapai 87,14% dari total kredit yang disalurkan.

SEMARANG-Pelanggan listrik di wilayah Jawa-Bali mulai 23 Mei hingga 6 Juni 2005 diminta mengurangi penggunaan listrik, karena pada saat itu dilakukan penyambungan pipa gas di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tanjung Priok.

 

JEPARA- Green Peace, lembaga swadaya masyarakat (LSM) Inggris beberapa tahun terakhir terus menyegel gudang-gudang penyimpanan produk ekspor mebel asal Indonesia yang diduga tidak sesuai dengan standar. Demikian diungkapkan oleh Des Alwi, staf Direktorat Eropa Barat Departemen Luar Negeri RI.

SEMARANG- Asosiasi Profesionalis Elektrikal Indonesia (APEI) Jateng menargetkan tahun ini anggotanya yang berjumlah 500 lebih memiliki sertifikat keahlian. Hingga kini yang sudah bersertifikat sekitar 170. Ketua Pengda APEI Jateng Ir H Didik Eko Budi Santoso MT mengatakan sertifikat keahlian diperlukan untuk menyongsong persaingan.

JEPARA-Surat edaran Gubernur Jateng soal kebijakan memakai batik dan lurik bagi pegawai negeri sipil (PNS) di seluruh Jateng pada hari Kamis dengan masa percobaan 12 Mei-11 Agustus 2005, berdampak positif terhadap pasar tenun ikat tradisional Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara.

 

SEMARANG-Pengusaha mebel kini mengalihkan perhatian pada kayu impor jenis oaks. Bahan baku yang didatangkan dari Selandia Baru dan Kanada itu dinilai lebih mudah diperoleh karena tidak melalui proses pemeriksaan. Selama ini jati dan beberapa jenis kayu dalam negeri langka sehingga harga di pasaran melambung.

SEMARANG-Seluler Shop, perusahaan distribusi dan pusat servis seluler membuka cabang ke-9 di Semarang dengan mengandalkan layanan lebih baik. Jaringan ritel ponsel itu berkantor di Jalan Gajahmada No 99 C Semarang sekaligus sebagai distributor utama produk-produk ternama.

SEMARANG-Persaingan bisnis perangkat audio makin ketat oleh kehadiran speaker aktif merek Nikkei. Produk lokal itu mulai dipasarkan Mei ini.

YOGYAKARTA-Teknologi dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) berpengaruh terhadap usaha biro perjalanan wisata.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA