logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Mei 2005 PANTURA
Line

Anggapan Sumbu Pendek Perlu Dihapuskan

PEKALONGAN- Kapolwil Pekalongan Kombes Drs Wahju Daeny SH, meminta kepada masyarakat Kota Pekalongan untuk mengubah anggapan tentang sumbu pendek terkait pelaksanaan pilwakot. Hal itu dikemukakan oleh orang nomor satu di jajaran Polwil Pekalongan itu, ketika melakukan kunjungan kerja di Kantor KPU Jalan Sriwijaya, Senin (16/5) pukul 10.00.

Menurutnya, anggapan yang selama ini mencuat sebenarnya tidak lagi berlaku di wilayah Karesidenan Pekalongan. Buktinya, dalam pelaksanaan pemilu presiden tahap satu dan dua 2004 berlangsung lancar, aman, dan tertib.

Bahkan mulai dari wilayah Brebes hingga Batang berjalan tidak ada hambatan berarti. Atas dasar itulah, menurut Wahju, anggapan tentang sumbu pendek sebenarnya keliru.

Karena itu, dalam menghadapi pilwalkot periode 2005-2010 yang rencananya digelar 5 Juni 2005, masyarakat Kota Batik diminta jangan terpancing dengan segala bentuk isu yang dapat menimbulkan terjadinya konflik.

"Yang jelas siapa pun yang terpilih menjadi pimpinan masyarakat harus dapat menerima dengan lapang dada. Menang ora umuk kalah ora ngamuk," tuturnya.

Meskipun demikian, Kapolwil mengakui, Pilwalkot yang sudah di depan mata itu sangat rentan terjadi konflik. Karena itu, pihaknya selaku petugas yang bertanggung jawab tentang keamanan akan menurunkan seluruh kekuatan yang ada.

Koordinasi

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk linmas dan masyarakat. "Diharapkan dengan adanya koordinasi dan kerja sama yang baik, pilwalkot dapat berjalan lancar," tambahnya.

Sementara ketika ditanya tentang daerah yang dikhususkan (rawan konflik-Red), Wahju mengatakan, wilayah Kota Pekalongan yang terbagi menjadi empat kecamatan dengan jumlah kelurahan 46, seluruhnya menjadi prioritas pengawasan.

"Yang jelas seluruh wilayah Kota Pekalongan selalu kami jaga ketat," tegasnya. (H17,H4-44s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA