logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Mei 2005 PANTURA
Line

Disiapkan untuk Subterminal Angkot

PEKALONGAN- Guna mendukung keramaian Pasar Banjarsari, Pemkot akan membangun bekas Pasar Patiunus untuk subterminal angkot. Hanya, pembangunannya bukan menggunakan APBD melainkan dengan cara investasi.

"Saya kira sangat berat jika kita menggunakan dana APBD," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Pekalongan, Ir Muh Feizal.

Ditemui Suara Merdeka kemarin, dia mengungkapkan, selain untuk subterminal, juga akan dibangun ruko sehingga nantinya benar-benar dapat digunakan mendukung pasar induk di Kota Batik itu.

Namun siapa investor yang akan mengerjakan, sampai kini belum ada kepastian. Ketika ditanyakan PT Dian Insan Sara Cipta (DISC) yang akan mengerjakan seperti proyek Pasar Banjarsari, Feizal kembali menegaskan sampai kini belum ditetapkan Pemkot. "Memang PT DISC mengharapkan bisa mengerjakan lagi, namun tidak menutup kemungkinan investor lainnya yang mengerjakan," katanya.

Menurutnya, PT DISC memang cukup berhasil mengerjakan proyek Pasar Banjarsari yang merupakan pasar induk di Kota Batik. berbagai permasalahan sempat muncul, namun semuanya berhasil diselesaikan dengan baik.

Karena itu, kalaupun DISC akhirnya nanti yang berhasil memperoleh proyek subterminal angkot, tidak masalah dan wajar-wajar saja. Yang penting, proses penawaran itu melalui prosedur yang benar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Drs Abdul Kholiq Atmahares secara terpisah mengatakan, kendati semula pedagang Pasar Patiunus saat dibangunnya Pasar Banjarsari terjadi masalah karena tidak mau pindah ke pasar darurat, kini masalah itu sudah berhasil diselesaikan. Bahkan, semua pedagang Patiunus sudah meninggalkan tempat berjualan dan masuk ke Pasar Banjarsari.

Dengan dibangunnya subterminal angkot, diharapkan Pasar Banjarsari bisa lebih ramai lagi. "Yang jelas dengan pasar baru, lalu lintas di sekitar pasar diupayakan lancar dan tidak macet seperti sebelum dibangun. Selain itu, untuk penertiban pasar telah dibentuk Satgas Ketertiban Pasar (Tibsar) dan keamanan pasar (Pampas). Dengan demikian setelah kios Pasar Banjarsari buka, keamanan pasar benar-benar dapat terjaga dengan baik.(A15-44s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA