logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Mei 2005 NASIONAL
Line

ANEKA WARTA

Mahasiswa Papua Demo

SEMARANG- Belasan mahasiswa Papua kemarin menggelar unjuk rasa di Polda Jateng, menuntut tindakan tegas terhadap aparat kepolisian yang melakukan kekerasan terhadap pendemo di depan gedung Pengadilan Negeri Jayapura, Selasa (10/5).

Para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa untuk Perubahan (LMPP) dan Front Nasional Mahasiswa Papua (FNMP) meminta aparat yang terlibat diadili dan dijatuhi hukuman. Selain polisi, ada seorang oknum hakim yang juga diduga turut memukuli demonstran hingga luka-luka.(G3-14)

KNPD Gelar Rapimnas

SEMARANG-Dalam rangka menyambut Kongres Partai Demokrat PD di Bali, 20-22 Mei mendatang, Komite Nasional Pemuda Demokrat (KNPD) telah menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KNPD di Hotel Sahid Raya Jakarta, 8-11 Mei.

Demikian dijelaskan Ketua Umum KNPD Jateng Ir Ivan Agusta, belum lama ini. Rapimnas dibuka oleh Menteri Olahraga Adyaksa Dault dan Ketua Umum PD Prof Budhisantoso dan ditutup oleh Wakil Ketua Umum PD Vence Rumangkang.

Hadir dalam rapimnas, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Effendi, Menteri Pariwisata Jero Wacik, Ketua Fraksi PD DPR RI Soekartono, dan Wakil Ketua DPP PD yang sekaligus Ketua Penyelenggara Kongres PD Ahmad Mubarok. (yas-33t)

Seminar Internasional Guru

SEMARANG - Ketua Umum Dewan Syuro PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akan menjadi pembicara pada sesi pertama Seminar Internasional "Membangun Solidaritas Guru: Sebuah Upaya Meningkatkan Kualitas Profesi dan Kesejahteraan" yang akan berlangsung pada 21-24 Mei mulai pukul 08.30 di gedung LPMP Jalan Kiai Mojo, Srondol, Semarang.

Ketua panitia seminar Dra Sri Sutjiati MHum mengemukakan, mantan Presiden RI tersebut akan menyampaikan topik ''Membangun Sumber Daya Bermutu Melalui Pendidikan''. Sri Sutjiati yang didampingi Humas PGRI Jateng Agus Wismanto SPd mengungkapkan, guru merupakan komponen mikrosistem pendidikan yang sangat strategis dan banyak mengambil peran dalam proses pendidikan secara luas, khususnya dalam bidang pendidikan persekolahan.

Selain itu, guru dan tenaga kependidikan adalah pekerja. Mereka diangkat, dibayar, dan dipensiun/diberhentikan oleh majikan. Majikan guru negeri adalah pemerintah sedangkan majikan guru swasta adalah penyelenggara sekolah atau lembaga pendidikan. Sebagai pekerja, guru itu lemah sehingga terkadang memperoleh perlakuan tidak adil dan sewenang-wenang. Ide dan gagasannya sering tidak diperhatikan serta tak mampu memperoleh hak-haknya dengan semestinya.

Sementara itu, menurut pandangan Sekretaris PGRI Jateng Drs Sulistiyo MPd, kesejahteraan guru di Indonesia sangat memprihatinkan. Guru PNS agak baik seperti PNS lain tetapi tunjangan fungsionalnya belum diterima sebagaimana mestinya. Guru bantu dan guru wiyata bakti masih banyak yang menerima upah di bawah upah minimal kabupaten/kota (UMK) yang biasanya diperuntukkan bagi buruh pabrik.

Pendaftaran ditunggu sampai dengan 17 Mei di kampus IKIP PGRI Jalan Dokter Cipto, Jalan Lontar Nomor 1 Semarang melalui telepon 024-8453858 atau faksimile (024) 8448217. (E1-41vj)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA