logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Mei 2005 MURIA
Line

Dijanjikan Pekerjaan, Motor Dilarikan

KUDUS- Terlalu percaya pada orang yang belum dikenal, bisa jadi merugikan diri sendiri. Hal itu yang dialami Sumaji (33), Warga Desa Sadang, Kecamatan Jekulo. Dia terkena tipu Yanto (50), yang mengaku kepada korban sebagai pegawai Dikbud Kudus.

Menurut keterangan yang dihimpun Suara Merdeka, tersangka yang warga Desa/Kecamatan Jati, menawarkan sebuah pekerjaan untuk membuat sebuah kolam renang di suatu tempat.

Sumaji yang ketika itu masih mengganggur, tertarik dan menurut saja ketika tersangka mengajaknya untuk menemui ''bos'' yang akan memberikan pekerjaan tersebut, pada Minggu (15/5) pukul 11.30.

Namun, ternyata korban tidak diajak untuk menemui bos tersebut. Dia justru menuju rumah Sutanto (41), warga Desa Barongan, Kecamatan Kota. Di tempat itu, Sutanto pun sedang tidak berada di tempat dan hanya ditemui oleh istrinya. Ketika istri Sutanto sedang pergi ke belakang, pelaku mengatakan bahwa dirinya akan segera menjemput bos tersebut dengan meminjam sepeda motor korban.

Karena tidak curiga, Sumaji pun menyerahkan sepeda motor Yamaha Vega R Nopol K-2044-CB biru yang dibawanya. Namun ketika ditunggu beberapa jam, tersangka tidak juga menampakkan batang hidungnya. Korban akhirnya menyadari bahwa dirinya baru saja kena tipu.

Kapolres Kudus AKBP Drs Bimo Anggoro Seno melalui Kasatreskrim AKP Dodo Marsodo SH, membenarkan adanya kejadian itu.

Pihaknya juga mengaku menerima laporan penipuan atas diri Sumaji, yang mengakibatkan korban menderita kerugian Rp 10 juta. Menurutnya, saat ini tersangka masih dalam pengejaran petugas.

''Kami menganjurkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai orang yang tak begitu dikenal dengan baik. Dengan demikian, hal-hal yang merugikan seperti ini tidak terulang lagi,'' tegasnya.(H8-52s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA