logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Mei 2005 EKONOMI
Line

Triwulan I BRI Salurkan Rp 63,35 Triliun

JAKARTA - Selama triwulan I 2005 kemarin Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar RP 63,356 triliun, termasuk pembiayaan syariah. Bank ini tetap fokus pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan porsi pembiayaan mencapai 87,14% dari total kredit yang disalurkan.

Dirut Bank BRI, Rudjito, mengungkapkan, dari Rp 63,356 triliun kredit yang disalurkan selama tiga bulan pertama 2005 tersebut kredit usaha kecil memperoleh porsi terbesar dengan Rp 32,395 triliun, diikuti kredit mikro Rp 19,693 trilyun, kredit korporasi Rp 8,150 triliun, dan kredit menengah Rp 3,119 trilyun.

''Ekspansi kredit yang besar itu meningkatkan LDR menjadi 76,50% dari 65,99% periode yang sama tahun lalu. NPL gross turun menjadi 4,58% dari 6,30% periode sama 2004,'' katanya ketika menyampaikan paparan kinerja triwulan I di Jakarta, baru-baru ini.

Ekspansi kredit pada triwulan I-2005 ini naik 26,81% dibandingkan periode yang sama 2004. Meskipun tingkat bunga kredit telah diturunkan, pendapatan bunga dan provisi kredit naik 5,53% dibanding periode yang sama 2004. Komposisi dana masyarakat masih didominasi dana murah seperti giro dan tabungan yang mencapai 70,10% dari total dana yang berdampak pada pencapaian net interest margin 11,44%.

Rudjito menyebut selama triwulan I tersebut BRI berhasil membukukan laba sebesar Rp 1,627 trilyun. Setelah diperhitungkan pajak, laba bersih BRI tercatat Rp 1,153 trilyun atau naik 4,87% dibanding periode sama tahun lalu Rp 1,099 trilyun.

Total aset BRI juga tumbuh mencapai Rp 107,214 trilyun atau naik 13,45% dari posisi 31 Maret 2004 sebesar Rp 94,503 trilyun. Return On Asset (ROA) sebelum pajak mencapai 6,08% lebih tinggi dari periode sama tahun 2004 sebesar 5,78%.

Di bidang pendanaan lanjut Rudjito, BRI mengalami pertumbuhan 9,39% atau sebesar Rp 82,880 trilyun dari periode sama tahun 2004 sebesar Rp 75,797 trilyun. Jumlah simpanan termasuk produk-produk simpan syariah yaitu giro Rp 14,636 trilyun (17,67%), tabungan Rp 43,417 trilyun (52,42%) dan deposito Rp 24,766 trilyun (29,90%). (A20-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA