logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Mei 2005 BUDAYA
Line

Dangdut yang Melelahkan

JAKARTA - Bisa jadi konser Dandgdut All Star yang melibatkan lebih dari 100 artis dangdut di bawah naungan Persatuan Musisi Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) yang digelar akhir pekan lalu, adalah konser dangdut yang paling melelahkan. Betapa tidak, secara maraton Meggy Z, A Rafiq, Ikke Nurjanah, Cici Paramida, Itje Trisnawati, Evie Tamala, Christina, Ozy Syahputra, Erie Susan, Hamdan ATT, Mansyur S, Muchsin Alatas, Iis Dahlia dan penyanyi dangdut pendatang baru menyuguhkan sajian yang menghibur lebih dari 14 jam nonstop.

Konser di Pantai Karnival, Taman Impian Jaya Ancol yang mengusung tema ''Buktikan Merahmu! Buktikan Pedulimu!'' itu dibuka Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik. ''Konser ini merupakan perwujudan nyata kepedulian insan dangdut untuk dapat memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Aceh dan Nias,'' jelas Ketua PAMMI Rhoma Irama, sebelum naik ke panggung.

Dengan melibatkan artis-artis dangdut junior seperti peserta Kondang In yang dikolaborasikan dengan artis dangdut senior, Rhoma berharap kreatifitas dan regenerasi penyanyi dangdut dapat diestafetkan. ''Harapan kami sederhana, semoga tujuan mulia ini betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh saudara-saudara kita yang terkena musibah baik di Aceh maupun di Nias,'' tukas Andre Wijaya, Assisten Presiden

Direktur PT Gudang Garama Tbk, yang menyeponsori acara itu.

Pada malam konser amal yang juga diluncurkan album kemanusiaan bertajuk ''Kita Adalah Satu; Untukmu Saudaraku'' ini, hasil keuntungan yang didapat dari penjualan CD albumnya akan dialokasikan untuk membangun sekolah di Aceh dan Nias. (G20-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA