| Selasa, 17 Mei 2005 | BANYUMAS |
"Suara Purbalingga" Dilaporkan ke PanwasPURBALINGGA- Ketua Tim Kampanye Munir-Soetarto, Supono Ady Warsito, melapor ke Panitia Pengawas (Panwas) mengenai kemunculan tabloid berisi tulisan dan gambar keberhasilan Triyono Budi Sasongko selama menjabat bupati. Sebagian tabloid Suara Purbalingga itu kabarnya disebarkan ke berbagai kantor pemerintah. Panwas menindaklanjuti laporan dengan memanggil Supono dan Wakil Ketua DPRD Yusro, kemarin. ''Supono kami tanyai seputar kronologi saat mengetahui peredaran tabloid itu, sedangkan Yusro sebagai saksi. Saksi lain kami panggil besok. Klarifikasi ini untuk mencari tahu siapa pembuatnya dan ke mana saja diedarkan,'' kata Ketua Panwas Soderi, kemarin. Dalam tabloid 16 halaman itu tak ada boks berisi data penerbit dan penulis. Penulis setiap tulisan hanya disebut "tim". Di halaman depan ada foto Triyono-Heru dengan setelan resmi bertuliskan "Mari Bersama Membangun Purbalingga". Ada 34 tulisan mengupas kesuksesan Triyono memimpin Purbalingga lima tahun terakhir. Tabloid itu ditaburi tak kurang dari 31 foto kegiatan Triyono semasa menjabat bupati baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Dalam tabloid itu juga ada rubrik "Rakyat Bicara" yang mengekspos pernyataan enam tokoh beserta foto mereka. Minta Diundang Menanggapi laporan itu, ketua tim kampanye Triyono-Heru, Kris Hartoyo Yahya, meminta Panwas dan KPUD bijaksana. Dia berharap lembaga itu mengundangnya untuk klarifikasi. Namun dia membantah mengeluarkan tabloid itu. ''Mungkin simpatisan kami. Perlu dicatat, itu bukan tabloid melainkan selebaran. Sama seperti selebaran fotokopi yang disebarkan mereka (pendukung Munir-Soetarto-Red). Bedanya mereka hanya satu lembar, sedangkan ini beberapa lembar dan sebagian berwarna. Namun ini bukan tabloid karena tak ada boks redaksi.'' Kris menuturkan memiliki bukti selebaran fotokopi yang disebar pendukung Munir-Soetarto. Namun dia tak berniat melaporkan ke Panwas karena ingin menjaga iklim kondusif. Karena itu dia berharap Panwas membandingkan isi Suara Purbalingga dan selebaran yang disebar pendukung Munir-Soetarto. ''Jika selebaran kami menjelek-jelekkan calon lain atau membodohi rakyat, saya akan mengaku salah. Namun kan tidak? Saya lihat isinya malah mencerdaskan rakyat. Semestinya perlu dilihat, Yusro itu siapa? Dia kan dari PKB, yang juga mendukung koalisi. Apakah tak boleh dia memiliki selebaran itu?'' (F10-53) |