logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Mei 2005 WACANA
Line

Surat Pembaca

Tanggapan Bank BNI

Menanggapi surat Ibu Nurchayati di Surat Pembaca berjudul "Kecewa Gesek Tunai" 3 Mei 2005, kami sampaikan bahwa penarikan tunai dengan Kartu Kredit BNI hanya diperbolehkan melalui ATM atau teller di bank yang memasang logo Visa dan MasterCard. Penarikan tunai di toko/merchant tidak diizinkan.

Fajar Ariyanti

Centralized Customer Service Manager

***

Peringatan HUT Ke-600 Sam Po Tay Jin

Menjelang peringatan HUT ke-600 kedatangan Sam Po Tay Jin (Sam Po Kong/Cheng Ho) di Semarang, persiapannya tampak makin matang. Pemkot juga tidak menyia-nyiakan momentum itu untuk kepentingan pariwisata. Namun, menurut saya, ada satu sisi yang terlupakan yakni nuansa islami.

Seperti diketahui, Sam Po Tay Jin adalah panglima perang Tiongkok beragama Islam dan dipercaya kaisarnya untuk melakukan perjalanan muhibah ke Asia Tenggara pada awal abad ke-15, termasuk mengunjungi Pulau Jawa.

Kegiatan yang dipusatkan di Kelenteng Gedungbatu tersebut tampaknya juga akan mengabaikan fakta bahwa dia adalah seorang muslim. Padahal seperti terungkap dalam catatanan sejarah, dia datang ke Gedungbatu/Simongan dan kemudian mendirikan masjid.

Penulis AM Andhy Trisnanto menuturkan, Raden Patah atau Pangeran Jin Bun sampai menangis ketika menyaksikan masjid peninggalan Sam Po Tay Jin (San Bao Da Ren) hilang dan bahkan dia berjanji akan membangun kembali. (SM 4 Mei 2005)

Proses waktu yang panjang sampai ratusan tahun, memang menjadi salah kedaden dan akhirnya lokasi itu menjadi tempat ibadah yang bukan untuk kaum muslim. Beberapa kali terlontar gagasan untuk mendirikan masjid di kompleks ini tanpa menghilangkan kelenteng, tetapi agaknya sulit direalisasi.

Melalui Surat Pembaca ini saya memberi masukan kepada panitia, alangkah bagusnya kalau dalam perayaan HUT yang besar-besaran itu, ada nuansa islaminya. Hal itu juga bisa menjadi cermin adanya toleransi beragama.

Saya kira PITI atau elemen Islam lainnya perlu berpartisipasi dan panitia mengajak serta, dengan harapan agar tidak terjadi hal-hal yang menyimpang. Sekaligus untuk meluruskan perilaku sebagian kaum muslim yang jika datang berziarah ke sana melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agamanya.

Chandra J

Bongsari Rt 3/Rw 1 Semarang

***

Tentang Lomba Nyanyi

Menanggapi tulisan Sdri Melina Lusianawati 8 Mei 2005 tentang Lomba Menyanyi Tingkat TK di SDI Sultan Agung 01.03 Semarang, saya atas nama panitia mengucapkan terima kasih atas kritik dan masukannya sebagai bentuk kepedulian.

Pada dasarnya seperti yang disampaikan Sdri, sudah diselesaikan dengan baik melalui salah satu guru/kepala TK peserta lomba. Perlu disampaikan, lomba diselenggarakan murni untuk membantu menyalurkan dan mengembangkan bakat anak-anak TK se-Kota Semarang.

Masalah pemenang sepenuhnya dipercayakan dewan juri yang lebih berkompeten, jeli dan peka terhadap lomba. Manusiawi jika ada yang tidak menang dan kecewa. Semoga orang/sekelompok orang yang tidak puas dan kecewa karena putranya tidak menang mau memaafkan kekhilafan panitia.

Pepatah mengatakan : Orang bijak adalah orang yang mau meminta maaf dan bukan orang yang suka mencela tetapi orang yang memberi jalan. Mohon diingat tujuan akhir dari suatu perlombaan bukan hanya menang atau kalah.

M Imron SAg

Sie Humas

***

Polusi di Pungkuran

Kepada Bpk Lurah Kauman Semarang, saya sampaikan adanya keresahan warga Pungkuran khususnya di RT 2 akibat dugaan polusi udara di wilayah ini. Polusi udara tersebut disebabkan adanya proses peleburan emas yang dilakukan salah satu pengusaha emas di wilayah ini.

Polusi sudah berlangsung lama dan hampir tiap hari (khususnya pada waktu sore-malam). Menurut sepengetahuan saya, kegiatan tersebut harus mempunyai izin usaha dan ada persetujuan warga.

Saya tidak rela bila generasi penerus bangsa tiap hari menghirup bau air keras yang menyengat. Saya berharap Bpk Lurah atau instansi yang ada hubungannya dengan masalah ini segera menyelesaikan.

Onie Prasetyo SE

Kp Pungkuran 404 Semarang

***

Tanggapan untuk Sdr Hery Setiawan

Memperhatikan Surat Pembaca Sdr Hery Setiawan, Pegandekan RT 1/RW 2 Purbalingga pada 10 Mei 2005 berjudul: "Mohon tanggapan ketua LPMP Jateng", saya jelaskan sbb: Terima kasih atas perhatian Sdr terhadap keberadaan guru bantu.

SE Dirjen Anggaran Depkeu No SE80/A/2003 di antaranya menyebutkan, guru bantu bukan pegawai negeri. Pencairan honorariumnya dilaksanakan selambat-lambatnya lima hari kerja setelah masa tugas mengajar bulan berjalan (pada awal bulan berikutnya).

Sesuai pedoman pelaksanaan program guru bantu tahun 2004 menyebutkan honorarium guru bantu dibayarkan selambat-lambatnya lima hari setelah akhir bulan berjalan atau bekerja lebih dulu, baru dibayarkan (pada awal bulan berikutnya). Semoga Sdr memahami dan bila ada hal-hal yang belum jelas dipersilakan datang ke LPMP Jateng.

Kepala LPMP Jateng

Drs Makhali

***

Jawaban PT Askes soal Kartu Askes Maskin

Saya ucapkan terima kasih atas perhatian Sdr Wasito d.a Ngemplak RT 2/RW 12 Tandang Semarang yang menulis di Surat Pembaca 9 Mei 2005. Mohon maaf bila pelayanan kami belum memuaskan. Ke depan akan menjadi tantangan untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya.

Kami memberi informasi tentang penerbitan kartu peserta bagi masyarakat miskin yang hingga saat ini baru selesai tercetak sekitar 70 % dari kuota. Hal ini disebabkan antara lain, masuknya data dari kelurahan/desa secara bertahap, tidak sekaligus dan melebihi batas waktu yang ditentukan.

Akibatnya memengaruhi proses penerbitan kartu. Dari sebagian kartu yang telah tercetak tersebut siap didistribusikan kepada masyarakat miskin. Untuk pelayanan kesehatan baik di Puskesmas maupun RS, selama kartu Askes belum diterima, maka kartu lama (kartu miskin) masih dapat dipakai.

Yang menentukan siapa yang berhak mendapatkan Kartu Askes adalah pemkot/kabupaten berdasar masukan data serta disahkan tim dari kelurahan/desa setempat dan oleh pihak kecamatan. Hal ini agar tidak terjadi keliru sasaran. Distribusi kartunya juga akan melalui kelurahan/desa.

Bila Sdr membutuhkan informasi lain atau memberi saran dan kritik, silakan hubungi PT. Askes (Persero) Kantor Cabang Utama Semarang JI Sultan Agung 144 Semarang telp (024) 8447698 atau hotline service 0815 657 9791.

Kasi Hubungan Pelanggan

A Prasetya Harry P SH (Ass Manager)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA