logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Mei 2005 SEMARANG
Line

Hendra Juga Punya Tanah 12.000 M2

BALAI KOTA-Hendra Soegiarto, bos PT Gumaya Mina Mulia, yang akan mengelola Pasar Ikan Higienis juga memiliki tanah seluas sekitar 12.000 m2 di dekat pasar ikan itu. Menurut Hendra, lahan itu nantinya bisa dikembangkan menjadi pasar grosir, seperti di Mangga Dua Jakarta.

Dia beralasan, apabila hanya mengelola Pasar Ikan Higienis cenderung rugi. ''Keuntungannya baru didapat kalau di dekatnya terdapat grosir. Kalau ayam dan grosir ikan pindah ke bagian grosir, baru bisa untung,'' kata dia, kemarin.

Dijelaskan, pembangunan grosir ini kemungkinan baru akan direalisasikan pada 2006. ''Kalau sekarang, kami berkonsentrasi pada penjualan dasaran Pasar Ikan Higienis,'' ungkap dia.

Dia mempunyai konsep, apabila pasar grosir itu nantinya direalisasikan lantai dua untuk pasar ayam dan lantai satu untuk pasar ikan. Kenapa lantai dua untuk pasar ayam, kalau dipusatkan di sana orang mau membeli ayam di lantai dua, karena tidak ada pilihan lain.

Keinginan Hendra ini sejalan dengan rencana Pemkot. Kalau Pemkot kekurangan lahan untuk membangun grosir di sebelah selatan Pasar Ikan Higienis, Hendra menawarkan sebagian memakai tanah miliknya. ''Jadi untuk pembangunan pasar grosir sudah dipikirkan. Pasti itu untung asal dipayungi perda,'' tegas Hendra.

Penjabat Wali Kota Drs Saman Kadarisman menjelaskan, kerja sama pembangunan pasar grosir terbuka luas. Selain investor mengelola Pasar Ikan Higienis, juga dapat membuka pasar grosir. ''Kebetulan Hendra memiliki lahan seluas 12.000 m2 di dekat pasar ikan,'' jelasnya.

Menyinggung estimasi jangka panjang atas pengelolaan Pasar Ikan Higienis, Hendra menjelaskan pendapatan maksimal dapat dipenuhi setelah lima tahun beroperasi. Adapun tingkat pertumbuhan penghuni diperkirakan 10 persen pertahun.

Saman menjelaskan, objek yang dapat dijadikan sumber pendapatan di Pasar Ikan Higinies, yakni kios lantai bawah sebanyak 22 unit, kios lantai atas 16 unit, restoran lantai atas (200 m2) dan resto outdoor (150 m2).

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Fathur Rahman menyayangkan proses penunjukan investor yang mengelola Pasar Ikan Higienis. (G17-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA