logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Mei 2005 SEMARANG
Line

Tersangka Pengoplos Bungkil Bertambah

SEMARANG-Terkait tertangkapnya dua pengoplos bungkil kedelai oleh Polsek Genuk (SM, 16/3-Red), Kamis (12/5), Polsek Genuk kembali menangkap sejumlah tersangka lain. Yakni para sopir dan kernet truk asal PT Surya Buana Santoso (SBS) Surabaya.

Para tersangka itu, Sadi (34) warga Desa Wonoayu, Sidoarjo dan kernetnya Abdul Manan (31), warga Desa Kemantren, Tulungagung. Keduanya ditangkap Polsek Genuk di PT Centra Proteina Prima (CPP) di Jalan Kaligawe Km 8, Rabu (16/3).

Selanjutnya, Sukadi (35) warga Pagesangan RT 4 RW 15 Surabaya dan kernetnya Suyanto (26) warga Desa Tulangan, Sidoarjo. Keduanya merupakan penyerahan dari aparat Polres Demak, sebulan lalu. Seorang lagi, Mahmudi alias Kotik (38), warga Tulangan, Sidoarjo, yang diserahkan aparat Polsek Tulangan, Sidoarjo, belum lama ini.

Mereka disangka telah melakukan tindak pidana penggelapan dan penipuan terhadap PT CPP. Bungkil impor dari Argentina, dicampur dengan pasir laut di Sarang, Rembang. Bila dilihat dengan mata telanjang, bentuk fisik pasir dan bungkil nyaris tak ada bedanya.

Ulah mereka terbongkar setelah dilakukan uji kualitas di laboratorium PT CPP. Diketahui, campuran pasir yang diangkut tiga truk gandeng bervariasi. Sadi dan Abdul Manan diduga mencampur bungkil sekitar 17 persen pasir. Sukadi, Suyanto dan Mahmudi mencampur bungkil sekitar 40 persen pasir.

Kapolsek AKP Joko Setiono melalui Kanit Reskrim Iptu Joko Watoro mengatakan, pihaknya serius dalam menangani kasus tersebut. Empat tersangka telah dikirim ke kejaksaan untuk diadili. Seorang lagi masih menjalani pemeriksaan secara intensif. (G5-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA