| Sabtu, 14 Mei 2005 | SEMARANG |
Warga Ngestimulyo Keberatan Relokasi PKL Citarum di Jalan InspeksiSEMARANG-Warga Kampung Ngestimulyo, Kelurahan Mlatibaru, Kecamatan Semarang Timur keberatan jika PKL Citarum dipindahkan di Jalan Inspeksi Kali Banger. Jalan itu dekat dengan tempat tinggal mereka, sehingga dikhawatirkan keberadaan PKL akan mengotori lingkungan dan mempersempit jalan Inspeksi. Budi Iswanto (40), warga RT 5 RW 3 mengatakan, PKL identik dengan ketidakteraturan. Setiap ada PKL, lingkungan di sekitarnya akan menjadi kotor dan kumuh. ''Semua warga pasti tidak ingin lingkungan tempat tinggalnya jadi semrawut. Untuk itu, kami keberatan jika para pedagang dipindahkan ke sini,'' ujarnya. Budi juga khawatir, kehadiran PKL akan membuat keamanan lingkungan terganggu. Semua barang dagangan PKL itu yang menjadi incaran pencuri pada malam hari. Paiman (40), Ketua RT 5 RW 3 menyayangkan rencana pemindahan PKL yang tidak meminta izin terlebih dahulu kepada warga. Warga, sejauh ini belum pernah diberi tahu mengenai hal itu. Dia mengetahui, rencana pemindahan tersebut justru dari media massa. ''Sejauh ini warga belum mendapat pemberitahuan, baik tertulis maupun lisan. Sebaiknya kami diberitahu, sebab keberadaan PKL di sini akan berpengaruh terhadap lingkungan tempat tinggal.'' Lokasi yang disediakan untuk PKL itu, berupa Jalan Inspeksi yang tidak terlampau lebar hanya sekitar 3 meter. Jika PKL itu jadi dipindahkan, kelancaran lalu lintas di jalan itu akan terganggu. ''Buat tempat dasaran saja sudah memakan dua meter. Lalu untuk jalan bagaimana? Apa satu meter cukup? Belum lagi untuk tempat pembeli,'' kata dia. Dengan pertimbangan itu, warga menyatakan keberatan. Hal itu ditegaskan dengan keputusan para ketua RT di lingkungan RW 3 beberapa waktu lalu. Saat ditawarkan pilihan, apakah setuju atau jika PKL Citarum dipindahkan di Jalan Inspeksi Kali Banger, mereka bersepakat menolak. Sebaliknya, Camat Semarang Timur Bima Irianto secara terpisah menyatakan pemindahan PKL Citarum ke Jalan Inspeksi Kali Banger didukung 26 kepala keluarga, sekolah, dan tempat ibadah di sepanjang Jalan Citarum Raya. Menurut Bima, warga merasa keberatan jika PKL tetap berjualan di sepanjang Jalan Citarum. Terkait rencana pemindahan PKL ke Jalan Inspeksi Kali Banger, Bima menegaskan tidak ada masalah. Lebar jalan itu sekitar 9 meter, sementara areal yang diperuntukkan bagi PKL hanya sekitar 2 meter. Pemkot juga telah menyiapkan lokasi untuk dasaran PKL. Penduduk di sekitar jalan inspeksi tersebut, menurut Bima juga tidak keberatan. (H6,H5-33) |