logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Mei 2005 EKONOMI
Line

Garuda Tak Ajukan Penjadwalan Utang

JAKARTA-Garuda Indonesia dipastikan tidak mengajukan penjadwalan utang kepada European Credit Agency (ECA) senilai 522,8 juta dolar AS dari total utang BUMN penerbangan itu kepada pihak ketiga senilai 826 juta dolar AS.

Demikian dikemukakan oleh Direktur Utama Emirsyah satar seusai penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan SR Technics mengenai perawatan pesawat A-330 di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Kamis lalu.

''Kami tidak memiliki opsi penjadwalan utang dalam pertemuan dengan ECA yang baru saja digelar pekan lalu,'' tegasnya.

Menurut dia, pertemuan itu masih ada lanjutannya. Dalam tiga empat pekan ke depan ECA akan datang ke Indonesia untuk mengenal lebih jauh tim direksi Garuda yang baru.

Tentang bagaimana tanggapan mereka terhadap kondisi Garuda, lanjut dia, masih akan dibicarakan anggota ECA yang merupakan konsorsium kreditor tiga negara, yakni Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tahun ini, ujar dia, Garuda akan membayar kewajiban kepada pihak ketiga sekitar 100 juta dolar AS yang jatuh temponya di akhir tahun. Kinerja operasional di tubuh BUMN penerbangan tersebut dinilai cukup baik setelah dibenahi.

Pascakenaikan harga avtur Maret lalu, pihaknya menaikkan tarif secara selektif pada rute-rute domestik sekitar Rp 10 ribu-Rp 15 ribu/penumpang. Di rute internasional ada biaya tambahan 12 dolar AS sampai 25 dolar AS/penumpang.

''Upaya meningkatkan kinerja operasional terus dilakukan dan terbukti dari pantauan per pekan menunjukkan ada perbaikan yang kian signifikan,'' tuturnya. (bn-27)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA