logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Mei 2005 EKONOMI
Line

Rupiah dan IHSG Kembali Melemah

JAKARTA - Setelah beberapa hari belakangan stagnan cenderung menguat, nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta pada perdagangan akhir pekan kemarin, Jumat (13/5) ditutup melemah.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank rupiah melemah menjadi Rp 9.475-9.485 dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp 9.460-9.470 per dolar AS.

Hari sebelumnya rupiah juga sudah melemah 10 poin setelah beberapa hari terakhir terus menguat hingga ke level Rp 9.450 akibat aksi profit taking (ambil untung) para pemain pasar uang.

Setelah dibuka di kisaran Rp 9.465-9.475 di sesi pagi, hingga sore rupiah bergerak melemah di level Rp 9.465-9.495 akibat penguatan kembali dolar AS di pasar global.

Menyusul rupiah, IHSG pada penutupan perdagangan Jumat juga kembali turun 4,554 poin ke level 1.059,273.

Penurunan indeks terutama karena faktor melemahnya bursa regional dan global.

Indeks LQ 45 turun 0,631 poin pada level 230,188, JII turun 1,260 poin pada level 166,767, MBX turun 0,989 poin pada level 283,684 dan DBX turun 2,098 poin pada level 238,782.

Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 12.080 kali pada volume 2.034.676 lot saham senilai Rp 667,267 miliar. Sebanyak 44 saham naik, 78 saham turun dan 239 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top loser di antaranya Inco turun Rp 150 menjadi Rp 13.850, Aneka Tambang turun Rp 75 menjadi Rp 2.275, PT Timah turun Rp 50 menjadi Rp 2.200, PGN turun Rp 25 menjadi Rp 2.700 dan PT BA turun Rp 20 menjadi Rp 1.480. (A20-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA