logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Mei 2005 EKONOMI
Line

Meneg BUMN Kantongi Nama Direksi Mandiri

JAKARTA- Meneg BUMN Sugiharto mengaku sudah mengantongi nama-nama orang yang layak duduk sebagai direksi dan komisaris Bank Mandiri.

Nama-nama bankir yang lolos fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) oleh Bank Indonesia, telah diserahkan ke Meneg BUMN, kemarin.

"Fit and proper test menjaring banyak calon, termasuk yang masih menjabat. Oleh karena itu, saya masukkan siapa yang pantas dari Indonesia champion di perbankan, siapa yang top twenty, yang wajar untuk duduk sebagai dirut atau wakil dirut bank-bank BUMN," ujar Sugiharto saat jumpa pers di kediamannya, di Jakarta, kemarin.

Namun sayangnya, Sugiharto enggan menjelaskan siapa saja nama-nama direksi dan komisaris Bank Mandiri yang akan diajukan dalam RUPS Senin pekan depan.

Bank Indonesia, kata Sugiharto, lebih selektif dalam melakukan fit and proper test khususnya untuk jabatan direktur manajemen risiko, direktur kepatuhan dan direktur corporate banking. "Jadi BI itu spesifik dalam 3 hal itu. Harus spesifik karena beda dengan direktur lainnya," ujar mantan Direktur Keuangan Medco ini.

Mengenai banyaknya orang yang harus menjalani fit and proper test di BI, Sugiharto menjelaskan bahwa hal itu disebabkan karena jumlah jabatan direksi dan komisaris bank-bank BUMN besar.

"Bayangkan, di Bank Mandiri saja ada 18 orang komisaris dan direksi. Jadi fit and proper test menampung banyak calon. Di tiap-tiap jabatan, minimal ada 3 orang," ujarnya.

Sementara mengenai materi RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) pekan depan, Sugiharto memastikan tidak ada perubahan, yakni tetap mengagendakan perubahan direksi dan komisaris. Selain itu RUPS juga akan membahas pengenaan status tersangka kepada 3 direksi Bank Mandiri. Agenda lain yang tak kalah penting adalah terkait operasional dan kinerja Bank Mandiri.

Sebelumnya, Direktur Perizinan dan Informasi Perbankan BI Siti Fadjrijah menyatakan, BI harus menyeleksi sekitar 100 orang untuk menduduki direksi dan komisaris bank BUMN. Khusus untuk Bank Mandiri, BI menjanjikan prosesnya akan diselesaikan pada akhir pekan ini.

Tak Hadiri RUPS

Sementara itu, terkait dengan adanya permintaan 3 direksi Bank Mandiri agar tidak diperiksa Kejaksaan Agung, Senin pekan depan karena harus menghadiri RUPS, Menteri Negara BUMN Sugiharto menyatakan, 3 direksi itu bisa saja tidak datang, namun diwakilkan saja.

Namun Sugiharto tidak bersedia berspekulasi, apakah nantinya 3 direksi Bank Mandiri itu hadir atau tidak. "Tapi kalau tidak datang pun, mereka bisa diwakili sesuai dengan UU dan anggaran dasar," kata dia. (bn,dtc-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA