logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 13 Mei 2005 OLAHRAGA
Line

''Penghargaan Jadi Tantangan''

SEMARANG - Menerima penghargaan khusus dari Siwo-PWI Jateng, membuat Dipenda Jateng tertantang untuk berbuat lebih baik lagi di masa mendatang. Selama ini Dipenda Jateng memang diplot untuk membina tenis meja.

''Penghargaan ini bagi kami justru jadi tantangan. Kami akan mencoba untuk lebih intensif dan fokus dalam menangani tenis meja,'' kata Kepala Dipenda dan juga Ketua Pengda Pertina Jateng Drs Bambang Kusdijanto W MM kepada Suara Merdeka, kemarin.

Dia menjelaskan, pihaknya telah menyediakan tempat latihan di Jalan Pamularsih Semarang. Gedung baru itu bisa dipakai untuk pemusatan latihan (TC) karena telah dilengkapi sarana yang menunjang. Tempat latihan tersebut akan mulai digunakan Juni mendatang.

Pengda pun siap mendatangkan pelatih potensial. Dua nama yang diincar adalah Anton Suseno dan Hadi Yudoprayitno.

''Dari sisi materi pemain, Jateng sebenarnya tak kekurangan. Namun sebagian besar pemain masih belum memiliki mental yang teruji,'' tegasnya.

Di sektor putra, lanjut dia, Jateng tetap mengandalkan juara PON Yon Mardiono. Yon kini didampingi dua petenis meja nasional, Zaenudin dan David Yacob. Zaenudin dan David direkrut oleh PTM Apac Inti Bawen, Kabupaten Semarang.

Bambang mengakui, kekuatan di bagian putri kurang merata. Hanya Wahyuningrum yang punya potensi. Untuk menghadapi PON Kaltim 2008, pengda akan berupaya mencari pemain-pemain putri berkualitas.

''Terus terang, kendala kami tetap soal dana. Namun kami akan berusaha mengatasinya melalui kerja sama dengan beberapa perusahaan seperti Sukun Kudus dan Apac Inti,'' ujarnya. (A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA