| Jumat, 13 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Gubernur Resmikan PJPSEMARANG - KONI Jateng sebenarnya memberi batas waktu hingga 2 Mei untuk penyerahan atlet program jangka panjang (PJP), tapi sampai kemarin masih ada delapan cabang yang belum menyerahkan daftar atlet dan pelatih. Padahal, mereka sudah tahu kalau daftar atlet itu harus dikembalikan paling lambat 2 Mei. Sebab, tanggal itu merupakan hari pertama pelaksanaan PJP. ''Nyatanya sampai sekarang delapan cabang itu belum menyerahkan daftar. Gara-gara keterlambatan itu sampai sekarang pelaksanaan PJP belum dibuatkan surat keputusan karena masih menunggu daftar tersebut,'' jelas Wasekum KONI Jateng Drs Tri Rustiadi MKes, siang kemarin. Delapan cabang yang dimaksud adalah atletik, anggar, kempo, panjat tebing, paralayang, pencak silat, tinju dan wushu. Daftar nama yang sudah diterima setiap pengda, sebagian diisi KONI, terutama atlet-atlet Pelatnas SEA Games XXIII sehingga pengda hanya tinggal menambahi. ''Blangko-blangko itu tinggal mengisi sebagaian karena yang menyangkut nama atlet pelatnas sudah kami atasi. Kami minta daftar itu secepatnya diserahkan ke KONI karena PJP akan diresmikan Gubernur pada akhir bulan ini,'' tandasnya. Cabang Atletik PJP tahap awal sudah dimulai 2 Mei lalu yang melibatkan 130 atlet dan 45 pelatih dengan memprioritaskan atlet nasional, baik pelatnas jangka panjang, Pelatnas Indonesia Bangkit (PIB) dan pelatnas SEA Games XXIII Manila. Cabang-cabang yang dianggap potensial mendapat jatah paling banyak dengan delapan atlet seperti menembak, tae kwon-do dan sepatu roda. Cabang atletik juga mendapat jatah delapan atlet dan empat pelatih. Judo dan bulutangkis mendapat jatah empat atlet dan satu pelatih. Sekum PASI Jateng Husain Efendi kurang puas dengan jatah itu. Sebab, kata dia, atletik melibatkan banyak nomor. (C16-31) |