| Jumat, 13 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Duet Flandy/Yunita Dinilai MemuaskanBEIJING - Pelatih ganda campuran Indonesia Richard Mainaky menilai, meski kalah dari duet China Zhang Jun/Gao Ling 15-12, 8-15 dan 2-15, pasangan Flandy Limpele/Yunita Tetty cukup memuaskan karena bisa memaksa lawan bermain dalam tiga set. "Penampilan Flandy dan Yunita cukup memuaskan karena latihan mereka sebenarnya belum cukup, tapi ternyata mampu membuat lawan bermain rubber-set," ujar Richard yang ditemui seusai pertandingan, semalam. Dia mengatakan, pasangan yang baru kali pertama tampil sebagai ganda campuran itu baru berlatih sekitar tiga pekan menjelang pertandingan. Flandy adalah pemain ganda putra yang biasa berpasangan dengan Eng Hian. Sementara Yunita merupakan pasangan Anggun Nugroho pada ganda campuran. Ganda campuran utama Indonesia, Nova Widianto/Lilyana Natsir sengaja disimpan untuk pertandingan semifinal, Sabtu besol. Tanpa Beban Flandy yang ditemui terpisah mengakui, dia bisa tampil bagus pada set pertama karena tampil tanpa beban. "Saya main tanpa beban saja. Yang penting main bagus, karena sudah lama tak main di campuran," ungkap Flandy yang pernah memperkuat tim Piala Sudirman Indonesia di Glasgow 1997 berpasangan dengan Minarti Timur. Dia menambahkan, penampilan yang baik pada set pertama, sehingga mereka mampu mengejar setelah ketinggalan 3-10 hingga akhirnya menang, adalah karena mereka bisa berperan dengan baik pada posisinya. "Saya hanya memikirkan belakang saja karena Yunita bisa bermain bagus di depan. Namun pada set kedua setelah lawan mengubah permainan posisi, Yunita menjadi lemah sehingga pikiran saya terpecah," paparnya. Permainan Flandy yang sangat taktis dengan pukulan bervariasi tak bisa diimbangi Yunita yang banyak melakukan kesalahan dan itu menguntungkan lawan. Sementara itu, Zhang Jun mengaku salah strategi pada set pertama sehingga kalah. Dia lebih banyak menyerang Flandy yang lebih siap menghadapi serangan di set pertama. "Pada set kedua kami mengubah strategi menjadi lebih banyak menyerang pemain putri Indonesia dan berhasil," jelasnya. Zhang/Gao merupakan pemegang medali emas Olimpiade Athena 2004. (ant,D3-59) |