logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 13 Mei 2005 OLAHRAGA
Line

Prestasi Persijap Bisa Terganjal

JEPARA-Sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berupa denda Rp 30 juta dan peraturan menjalani dua partai usiran akan menyulitkan Persijap. Berstatus sebagi tim promosi di Liga Djarum Indonesia, setidaknya sanksi itu akan menjadi ganjalan tersendiri bagi Laskar Ka- linyamat yang musim ini ingin tetap bertahan di kancah Divisi Utama.

"Ini memang bukan akhir dari segalanya. Tapi paling tidak langkah kami terganjal akibat sanksi yang menurut kami terlalu berat dibandingkan dengan dugaan pelanggaran yang dialamatkan ke kami," kata Manajer Setiyono, sore kemarin.

Karena itu ia berharap PSSI memahami kondisi timnya. "Saya berharap PSSI mengerti kondisi Persijap dan mempertimbangkan dengan masak penjelasan kami atas sanksi yang sebenarnya tak tak pantas kami terima," katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sanksi itu dijatuhkan Komdis PSSI Senin (9/5), setelah menerima aduan dari Pengawas Pertandingan (PP) Mughofir bahwa terjadi teror atas wasit Hery Kustanto asal Yogyakarta. Wasit merasa diteror oleh salah seorang penonton saat jeda pertandingan melawan Persik di Stadion Kamal Djunaidi pada 20 April.

Kamis (12/5) kemarin, Persijap telah mengirim tiga orang untuk memberikan penjelasan tertulis kepada Komdis PSSI di Jakarta. Mereka yang berangkat adalah Ketua Panpel Sutedjo S Sumarta, Ketua Pengamanan Pertandingan dari Polres Jepara Kompol Soelemi dan salah seorang pengurus harian Eddy Sutoyo.

Pemaparan

Kepada Suara Merdeka Sutedjo mengatakan telah memaparkan penjelasan kondisi sebenarnya kepada Komdis PSSI. "Kami telah memaparkan penjelasan kepada Komdis soal situasi saat pertandingan Persijap melawan Persik. Namun Komdis belum bisa memberikan jawaban atas penjelasan kami. Menurut rencana PSSI akan menggelar rapat intern membahas soal tersebut," katanya.

Setelah dibahas, lanjutnya, PSSI akan memberikan kesempatan bagi Persijap untuk mengikuti keputusan berikutnya.

Dalam penjelasan tertulis itu juga disertakan harapan agar Komdis mengerti dan memahami kondisi yang sebenarnya, sehingga sanksi itu bisa dicabut, atau kalau tidak diperingan.

Sementara itu, Sekretaris Tim Dharmadi menginformasikan bahwa permohonan pengunduran jadwal pertemuan melawan Persipur di Piala Indonesia tak dikabulkan oleh PSSI. "Jadi kami harus mengikuti jadwal semula, bahwa pertandingan melawan Persipur dimainkan Minggu (15/5)," kata Dharmadi. (mds-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA