| Jumat, 13 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Stamina Pemain Digenjot di BandunganSEMARANG-PSIS akan meningkatkan stamina pemainnya untuk menghadapi putaran kedua nanti. Bukan hanya kapasitas aerobiknya saja yang akan digenjot, tapi juga endurance tungkai. Hal itu untuk mempersiapkan Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan pada pertandingan putaran kedua. Rencananya, tra-ning center (TC) untuk meningkatkan stamina tersebut akan digelar pada Selasa (17/5) hingga Sabtu (21/5) di Bandungan. "Jadwal pertandingan di putaran kedua nanti akan semakin ketat dan melelahkan. Itu perlu diantisipasi dengan meningkatkan kondisi pemain, terutama kapasitas aerobik dan endurance tungkainya. Dengan harapan, permainan PSIS bisa stabil hingga akhir kompetisi," terang Pelatih Fisik Djanu Ismanto, semalamn. Bandungan memang bukan kali pertama dijadikan tempat untuk meningkatkan stamina pemain. Sejak PSIS dipegang Daniel Roekito di KLI IX lalu, Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan sudah menjejakkan kaki di daerah berhawa sejuk itu dalam upaya penggodokan fisik dan teknik bermain. Bahkan di musim lalu, skuad Mahesa Jenar menjalani latihan fisik di Bandungan dua kali, yaitu saat dipegang Cornelis Soetadi di putaran pertama dan Herry Kiswanto di putaran kedua. "Lapisan oksigen di Bandungan sangat tipis, karena merupakan dataran tinggi. Latihan fisik di daerah tersebut akan memberi hasil maksimal," ungkap dosen senior FIK Unnes ini. Jarak Jauh2 Latihan untuk meningkatkan kapasitas aerobik akan dilakukan dengan lari jarak jauh dan juga cross country melewati desa-desa di sekitar Bandungan yang medannya penuh tanjakan dan turunan. Sedangkan untuk endurance tungkai dilakukan dengan lari jarak menengah dan pendek. Supaya tidak membosankan, latihan akan dibuat bervariasi dan menghibur. "Kondisi pemain saat ini baru mencapai 75 persen. Dengan latihan fisik selama seminggu nanti, diharapkan kondisi mereka meningkat 85 sampai 90 persen," terang Djanu yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral Pengda PSSI Jateng itu. "Jika kondisi pemain meningkat sesuai target, di pertandingan lawan Persija dan Arema nanti mereka akan lebih siap sehingga peluang menang pun akan lebih besar," imbuhnya. Sementara itu, pemain dari Persita Tangerang Yunior yang ingin ikut seleksi PSIS, Suwandi dan Farin Marasandesi (pemain sayap) sudah tiba di Semarang siang kemarin dan menginap di mes pemain. Mereka merupakan pemain yang dikirim oleh agen pemain Edy Syahputra dari Ligina Sportindo. Sedangkan dua mantan pemain Persebi Boyolali, yaitu M Yusuf dan Adi Pranugraha, belum datang. Menurut informasi, Adi Pranugraha yang pernah membela PSS Sleman tidak jadi ikut seleksi di PSIS karena sudah bergabung dengan Pesibat Batang. Sedangkan M Yusuf yang merupakan mantan pemain sayap Persib Bandung masih ada urusan keluarga. "Pemain pelamar yang sudah tiba di Semarang dan menginap di mes baru dua, yaitu Suwandi dan Farin. Sedangkan yang lainnya belum tiba," kata Asisten Manajer Danur Rispriyanto. Rencananya, para pemain PSIS baru kembali ke Semarang pada Senin (16/5) dan langsung berangkat ke Bandungan untuk menjalani latihan fisik. (H13-22) |