| Jumat, 13 Mei 2005 | NASIONAL |
Pollycarpus Dibesuk Ayah AngkatnyaJAKARTA- Untuk kali pertama tersangka Pollycarpus Budihari Priyanto kemarin (12/5) mendapat tamu yang cukup istimewa. Dia adalah Romo Tan SJ, ayah angkat tersangka. Sejak Polly ditahan di sel Mabes Polri, Romo belum pernah membesuk. Tapi dia selalu memonitor lewat media cetak dan elektronik. Termasuk mendengar cerita-cerita dari kawan-kawannya. Romo tiba di Mabes Polri sekitar pukul 11.00 WIB. Dia didampingi istri tersangka, Yosera Iswandari. "Memang kedatangan saya ini yang pertama kali. Itu semua karena saya sangat kangen dan sudah lama tidak bertemu Polly. Dia itu anak angkat saya. Saya cuma mendengar dia melalui media massa," tutur Romo yang sudah sepuh itu. Menurut Romo saat ditanya sejumlah wartawan, anak angkatnya itu hanya orang biasa. "Dia sama seperti kita. Dia anak yang baik. Bahkan, waktu mudanya pernah menjadi aktivis gereja, menjadi pilot pesawat misionaris di Papua," tutur Romo. Dia mengaku sangat sulit percaya bahwa saat ini anak angkatnya (Polly) ditahan karena kasus pembunuhan. Apalagi kalau itu dikaitkan dengan lembaga seperti Badan Intelijen Negara (BIN). Aneh dan Lucu Yosera Iswandari mengatakan, sangat aneh dan lucu jika suaminya (Polly) dituduh sebagai pembunuh aktivis hak asasi manusia (HAM), Munir. Menurutnya, semua tuduhan itu sangat tidak masuk akal, aneh, dan lucu. "Karena dia hanya orang biasa-biasa saja," kata dia, seraya menambahkan, selama ini Polly tidak pernah bercerita tentang orang-orang besar (pejabat) yang pernah dikenalnya. Bahkan, kata dia, saat mendapat tugas dalam penerbangan Garuda yang ditumpangi Munir, Polly juga tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya meminta izin seperti yang biasa dilakukan sebelum bertugas. "Tidak ada pesan apa pun," tuturnya. Jadi, katanya lagi, dia sangat terpukul atas penahanan Polly yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Dan akibatnya, dia sempat stres dan kondisi kesehatannya sempat terganggu, baik secara psikologis maupun ekonomi (bu-48t) |