| Jumat, 13 Mei 2005 | NASIONAL |
Belum Putuskan DukunganPD Jateng Gelar PrakongresSEMARANG- Menjelang Kongres I pada 20-23 Mei di Bali, DPD Partai Demokrat Jateng menggelar rakorda sebagai ajang prakongres. Acara yang akan berlangsung di Hotel Ciputra, Minggu (15/5), itu membicarakan agenda kepartaian yang dibawa ke arena kongres. Ketua Panitia Prakongres yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng Wuliyadi kemarin mengungkapkan, pengurus DPD dan 35 DPC se-Jateng partai itu akan membahas amandemen AD ART partai. ''Kegiatan itu mengupas kondisi, prestasi, dan pengkritisan seputar kinerja DPP,'' tandasnya. Rakorda merumuskan pula program-program kerja yang bersifat strategis lima tahun ke depan, termasuk menghadapi Pemilu 2009. Dia mengharapkan perumusan tersebut berlangsung visioner dan progresif. ''Kami berharap bisa ikut menentukan wajah dan kebesaran partai.'' Kegiatan itu membahas pula pemandangan umum Partai Demokrat Jateng yang dibacakan dalam arena kongres. ''Pemandangan umum itu bermakna sangat signifikan dan menjadi gambaran aspirasi dan apresiasi Partai Demokrat Jateng terhadap kinerja DPP.'' Menyangkut kandidat ketua umum partai yang akan dipilih lewat kongres, dia menyatakan kegiatan itu tidak akan menggiring aspirasi untuk memilih figur-figur tertentu sebagai ketua umum. ''Kami hanya membicarakan kriteria ideal sosok pemimpin partai.'' Anggota DPRD Jateng itu menambahkan, konsep kepemimpinan partai diharapkan mampu membawa partai lebih mengakar, solid, besar, dan memperoleh simpati luas. Kandidat yang sudah muncul antara lain Hayono Isman, Taufik Effendi, Budhi Santoso, Sys NS, dan belakangan ini Sutiyoso (Gubernur DKI). ''Kami belum memutuskan satu figur dan terus melakukan konsolidasi internal,'' tuturnya. Peserta yang akan berangkat dalam kongres adalah ketua DPC-DPC, ketua DPD, serta sekretaris. Kader partai yang ikut berangkat akan menjadi peninjau atau penggembira. ''Yang pasti, kami berkeinginan Kongres I Partai Demokrat menjadi teladan bagi masyarakat dalam berdemokrasi. Kompetisi politik semestinya tetap dilakukan dalam koridor aturan partai,'' tandasnya. (G1,G7-29t) |