| Jumat, 13 Mei 2005 | NASIONAL |
Robot pun Berkembang Biak
NEW YORK - Robot yang mampu mereproduksi diri bukan lagi sebuah angan-angan fiksi ilmiah. Tim peneliti Amerika Serikat telah mengembangkan robot berbentuk sederhana yang mampu menggandakan diri melalui suku cadang. Dalam jurnal ilmiah Nature, para pencipta robot itu mengatakan bahwa eksperimen mereka menunjukkan kemampuan reproduksi bukan hanya milik makhluk hidup. ''Mesin-mesin yang kami ciptakan itu memang masih sederhana jika dibandingkan dengan makhluk hidup yang punya kemampuan reproduksi. Namun, robot-robot itu menunjukkan bahwa kemampuan reproduksi bukan hanya dimiliki makhluk hidup,'' tulis Hod Lipson, ketua tim riset Cornell University di Ithaca, New York, dalam jurnal Nature. Rencana jangka panjang mereka adalah membuat robot dari ratusan atau ribuan modul dasar yang identik. Robot-robot itu diracang bisa memulihkan sendiri bagian-bagian tubuhnya yang rusak. Mereka juga dapat menata diri untuk mengerjakan tugas-tugas yang telah ditetapkan. Bahkan, robot-robot itu dapat meningkatkan kemampuannya sendiri. Sejauh ini, robot-robot itu terdiri atas tiga atau empat kubus yang mudah bergerak. Masing-masing kubus itu berukuran 10 cm. Tiap-tiap unit dilengkapi dengan kode komputer kecil, yang berisi cetak biru robot tersebut. Robot-robot itu dapat melakukan kontak elektrik untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Mereka juga dilengkapi magnet, sehingga mereka dapat saling melekat. Satu Menit Dengan kemampuan berputar dan bergerak, kubus-kubus mekanik itu dapat mengambil unit-unit baru dan memasangnya. Robot-robot tersebut juga mampu menciptakan peranti baru. Hanya dalam satu menit, robot yang terdiri atas tiga kubus sederhana dapat menggandakan diri. Keturunan robot itu juga punya kemampuan membuat replikasi diri. Menurut Hod Lipson, tim riset Cornell berencana membuat robot-robot itu dapat mengatur kemampuan inteligensinya. Dengan demikian, robot-robot itu akan sangat bermanfaat untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan di tempat yang berbahaya dan di ruang angkasa. ''Robot-robot itu sangat berguna untuk riset-riset antariksa. Jika orang mengirim robot ke salah satu bulan Jupiter, dan robot itu rusak, maka misi pun berakhir,'' kata Dr Lipson kepada BBC. ''Jadi, orang butuh robot yang dapat beradaptasi atau memperbaiki diri. Itulah salah satu kegunaan robot ini.'' Robot itu juga bermanfaat untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan di pertambangan atau fasilitas nuklir. Para peneliti menggunakan aspek-aspek evolusi untuk merancang robot-robot tersebut. Kemampuan menggandakan dan memperbaiki diri tersebut bakal menimbulkan perubahan besar di bidang teknologi robotik.(rtr-bbc-ben-25) | ||||