| Jumat, 13 Mei 2005 | SEMARANG |
Ubah Citra DPRDSELAMA dua periode menjadi anggota DPRD, tak membuat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang Ir Muhammad Basyari menjadi bangga. Alumnus Teknik Mesin Universitas Tidar Magelang itu dalam kesehariannya tetap tampak low profile. Suami Unip Muchriyana itu, tetap komitmen dengan upaya memperbaiki citra lembaga DPRD. Apalagi saat ini pria yang terlahir 14 Mei 1969 itu, juga mengemban amanat sebagai ketua panitia anggaran. Sebuah pos jabatan yang rentan menimbulkan masalah. ''Saya akan selalu komitmen bahwa kinerja DPRD 2004-2009 ini harus lebih baik daripada periode lalu,'' tutur Basyari yang saat ini sedang menyelesaikan Magister Administrasi Publik di Undip. Dalam hal anggaran pihaknya berusaha untuk meminimalisir pengeluaran-pengeluaran yang tidak diperlukan. ''Saya tidak ingin terjadi adanya anggaran fiktif sebagaimana periode 1999-2004. Sampai detik ini alhamdulillah masih dalam prosedur yang benar,'' papar bapak dari Najwa Lailatus Sylvia ini. Menjalani rutinitas kerja di DPRD yang sarat problema itu tentunya membutuhkan pemikiran ekstra. Bagaimana pemilik usaha rumah makan pemancingan Sumber Agung di Blater Jimbaran Kecamatan Bawen ini menjalani? ''Prinsip hidup saya adalah ikhlas. Tidak perlu berkeluh kesah dalam menghadapi masalah apa pun,'' tutur keponakan KH Ali Masud, pengasuh Ponpes Assalafiyah Al Masudiyah Blater Jimbaran ini. Politisi asal PKB itu berharap saat ini ada tokoh muda PKB untuk menjalankan estafet kaderisasi. ''Mungkin saya sudah puas duduk di DPRD kabupaten ini dua periode. Bila dipercaya lagi saya lebih memilih menjadi anggota DPRD tingkat provinsi bahkan ke Jakarta,'' ucap mantan aktivis Ansor itu. (Rony Yuwono-54) |