logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 13 Mei 2005 SEMARANG
Line

Diberhentikan, Tafta Tetap Pembina Upacara

  • Haryanto YMT Sekda

DEMAK - Sekretaris Daerah(Sekda) Kabupaten Demak Drs H Tafta Zani MM, Rabu (11/5), diberhentikan dari jabatannya oleh Bupati Endang Setyaningdyah. Namun, sehari kemudian dia tetap menjadi pembina upacara pada apel pagi di lapangan upacara Pemkab.

Sebagai penggantinya, Endang menunjuk Drs Haryanto MM (Kepala Dinas Pendidikan) sebagai YMT Sekda. Hingga kini, belum ada penjelasan yang terperinci mengenai alasan pemberhentian Tafta.

Selanjutnya, Tafta dipindahtugaskan sebagai staf administrasi.

Sebelum menjadi YMT Sekda, tak kurang dari sepekan, dia juga ditunjuk sebagai YMT Asisten Bidang Tata Praja. Jabatan Asisten I kemudian digantikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM M Ridwan.

Pemberhentian Sekda tersebut ada kesan mendadak. Sebelumnya, Endang menyampaikan rencana pergantian tersebut di sela-sela serah terima hasil TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kecamatan Guntur.

Ketika itu, Endang diminta menyumbangkan lagu campursari. Akan tetapi, dia menyatakan tidak dapat dan segera menunjuk Haryanto.

''Kalau soal nyanyi, biar YMT Sekda baru yang menyumbangkan lagu,'' pintanya.

Pernyataan itu oleh beberapa pegawai dan sejumlah warga yang hadir dalam TMMD termasuk Haryanto dianggap hanya sekadar guyonan Endang.

Ternyata tidak, siang harinya Haryanto menerima surat keputusan (SK) Bupati tentang pengangkatan sebagai YMT Sekda. SK itu disampaikan staf Bagian Kepegawaian Pemkab.

''Siapa yang mengira kalau itu bukan guyonan, lha wong bilangnya dalam forum santai kayak gitu,'' ucap Haryanto.

Kepercayaan Atasan

Menurut pandangan dia, jabatan tersebut sebagai bentuk kepercayaan dari atasannya. Yang diperlukan adalah bagaimana menjalankan kepercayaan itu sebaik mungkin.

Namun karena jabatan barunya sebatas YMT, konsentrasi tugasnya masih di Dinas Pendidikan.

''Di sini saya kan hanya YMT, bukan definitif. Artinya hanya diperbantukan saja, sehingga tugas utama tetap di Dinas pendidikan.''

Mengenai alasan pergantian jabatan sekda yang ada kesan mendadak, ujar Haryanto, kemungkinan terjadi karena Tafta Zani mengundurkan diri. Hal itu sebagaimana tertuang dalam SK Bupati yang mengangkat pejabat sementara.

Rabu (11/5) lalu, YMT Sekda mengadakan rapat bersama dengan semua kepala bagian, kepala dinas, dan kepala kantor di ruang Sekda.

Sejumlah pejabat Pemkab yang dimintai keterangan hasil pertemuan itu tidak ada yang bersedia mengungkapkan.

''Jangan tanya sayalah, saya hanya bawahan.''

Pertemuan itu, kata Haryanto, sekadar untuk kulanuwun. Sebagai pejabat yang mendapat tugas baru tentunya harus mengenalkan diri kepada lingkungannya. ''Jadi, tidak ada persoalan yang signifikan. Silahturahmi biasa, biar membangun kerjanya lebih mudah.'' (H1-54j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA