logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 13 Mei 2005 SEMARANG
Line

Pencuri Bersedan Mewah Bobol Dua Rumah

SEMARANG - Komplotan pencuri yang beraksi dengan modus mengelabui pembantu rumah tangga, kembali beraksi di wilayah Semarang Selatan. Kemarin, pelaku yang menumpang sedan mewah membobol dua rumah sekaligus dalam waktu berurutan.

Peristiwa pertama terjadi di rumah Heri Santoso (40), Jl Bromo 14A Gajahmungkur sekitar pukul 11.30. Saat itu rumah hanya ditunggui pembantu Suginem (25). Heri yang berprofesi sebagai kontraktor dan istrinya, Ny Leony, belum pulang. Salah seorang pencuri mengaku sebagai saudara Leony dan hendak menemuinya.

''Saya saudara ibu,'' ujar Suginem menirukan ucapan pelaku. Namun dia tak percaya begitu saja. Ketika pelaku minta izin masuk, Suginem mencegahnya. Mereka disuruh menunggu di kursi teras. Suginem lantas meneruskan memasak di dapur.

Lantaran curiga, dia dua kali mengecek pintu kamar majikannya. Suginem kembali ke dapur setelah memastikan pintu kamar masih terkunci.

Sekitar seperempat jam kemudian, Suginem bermaksud menemui kedua tamu yang tak diundang itu. Alangkah terkejutnya karena dua lelaki itu sudah menghilang. Dia makin kaget ketika mengetahui teralis jendela depan kamar majikannya ternyata sudah jebol.

Keadaan dalam kamar acak-acakan. Rupanya penjahat masuk kamar dengan merusak teralis yang terbuat dari kayu itu. Suginem segera menelepon majikannya dan menghubungi polisi.

Pencuri membawa kabur sebuah ponsel Samsung dan beberapa perhiasan emas, sebagian di antaranya bertatahkan berlian yang ditaksir bernilai puluhan juta rupiah. Namun uang Rp 7 juta yang disimpan dalam tas dan berada di lemari luput.

Menurut Suginem, mereka mengendarai sedan mewah yang diperkirakan BMW atau Mercedes warna gelap.

Di Tirtoagung

Selang sekitar satu setengah jam kemudian, rumah Wisnu Yudo (45), warga Jl Tirtoagung 75 Banyumanik juga dirampok dua orang. Mereka menggondol uang Rp 2 juta yang tersimpan dalam lemari kamar. Pelakunya diperkirakan sama dengan perampok di rumah Heri.

Kepada pembantu Suprapti (27), yang menemui mereka, pelaku mengaku disuruh pemilik rumah untuk mengambil komputer. Tanpa curiga, Suprapti pun mempersilakan mereka masuk.

Salah seorang di antaranya minta dibuatkan minuman dan kemudian mengikuti pembantu ke dapur. Pelaku mengalihkan perhatian Suprapti dengan terus mengajaknya mengobrol.

Saat itulah pelaku yang lain beraksi masuk ke dalam kamar dan mengacak-acak laci meja dan lemari.

Ulah mereka nyaris ketahuan istri Wisnu, Ny Diah (40), yang kebetulan pulang. Wanita itu curiga melihat dua lelaki tak dikenal tergesa-gesa keluar dari rumahnya.

Ia menegur dan menanyakan maksud kedatangannya. Kedua pencuri tak kehilangan akal. Mereka pura-pura salah alamat saat hendak mencari rumah seseorang bernama Iwan. Setelah itu, pelaku buru-buru masuk ke sedan warna gelap yang diparkir di tepi jalan depan rumah. (G3-54m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA