| Jumat, 13 Mei 2005 | EKONOMI |
Nasabah Pegadaian Naik 20%SEMARANG-Menjelang tahun pelajaran baru pendidikan pada bulan Juni ini, nasabah yang memanfaatkan jasa pegadaian meningkat. Para nasabah, selain orang tua yang membutuhkan dana untuk biaya sekolah, juga para mahasiswa. ''Sejak memasuki bulan Mei ini, nasabah kami meningkat sekitar 20% dari bulan-bulan sebelumnya,'' kata Manajer Pegadaian Sampangan Gatot Wrinsasongko SH di sela-sela penyerahan santunan asuransi kepada ahli waris Antonius Soewarno, nasabah pegadaian yang meninggal dunia karena kecelakaan, kemarin. Gatot menambahkan peningkatan permintaan kredit ini sudah terjadi rutin setiap tahun. Namun, pedagaian tidak melakukan persiapan khusus guna mengantisipasi peningkatan nasabah ini. ''Artinya, berapapun kredit yang dibutuhkan, pegadaian siap memberikan,'' ujar dia. Gatot menyebutkan pada bulan pada bulan-bulan normal, jumlah nasabah rata-rata 800 orang, sedangkan sejak memasuki awal Mei ini menjadi 900 orang. Sebagian besar atau 85% barang yang digadaikan adalah emas, sisanya barang elektronik dan fidusia (surat berharga seperti BPKB). ''Mungkin nasabah berminat menggunakan dana di Pegadaian karena prosesnya sangat mudah, asal ada agunan tidak lebih dari 15 menit selesai,'' imbuhnya. Menurut Gatot, yang menarik di cabang Sampangan ini adalah nasabahnya sebagian besar para mahasiswa. Pada bulan-bulan seperti sekarang ini mereka banyak menggadaikan alat-alat elektronik. Dia mengatakan, sepanjang tahun ini pihaknya menargetkan mampu menyalurkan kredit sebesar Rp 8 miliar atau meningkat Rp 500 juta dari tahun 2004 yang tercatat Rp 7,5 miliar. Hingga 12 Mei kemarin, kredit yang sudah tersalur sudah mencapai Rp 3,7 miliar. ''Karena itu, bila melihat pencapaianya, kami yakin target bisa tercapai,'' jelas dia. Mengenai program asuransi, Gatot mengemukakan, setiap nasabah Pegadaian yang meninggal akibat kecelakaan akan mendapat santunan sebesar Rp 2,5 juta. Asuransi ini akan secara otomatis diperoleh nasabah, tanpa ada biaya tambahan. ''Itu merupakan bagian dari pelayanan Pegadaian,'' kata dia. (G2-59) |