| Kamis, 12 Mei 2005 | PANTURA |
Petani Pruwatan Tagih Janji PemborongBUMIAYU - Janji pemborong Bendung Kedungdinding memperbaiki tanggul di Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes paling lambat pertengahan Mei ini ditagih petani. Mereka mengemukakan, hingga kini belum memperoleh kepastian pekerjaan perbaikan dimulai. Padahal, batas akhir masa pemeliharaan tinggal satu setengah bulan hingga Juni. Bendung Kedungdinding dibangun CV Era Candra Brebes pada akhir tahun lalu dengan dana APBD Kabupaten Rp 240 juta. Pembangunan bendung itu banyak menuai protes warga lantaran pengerjaan yang terlalu cepat serta waktu yang bertepatan dengan musim penghujan. Ketua Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Desa Pruwatan H Isroil mengemukakan, aspek kualitas bangunan yang dinilai kurang. Belum genap berumur 90 hari, Selasa (22/3) lalu bendung itu jebol. Peristiwa itu terjadi dalam kondisi air sungai tenang. Menyusul peristiwa itu, Direktur CV Era Chandra Danang K menyatakan siap bertanggung jawab. Dia mengungkapkan, Bendung Kedungdinding sebenarnya belum jadi 100%. Namun karena tanggung jawab moral, pihaknya berjanji tetap akan memperbaiki kerusakan. Perbaikan paling lambat pada pertengahan Mei dengan harapan cuaca mendukung. Dia menyebutkan, petani sebagai pemakai adalah pihak yang paling dirugikan. Jebolnya bendung membuat mereka kecewa karena pembangunan bendung ini sudah dinanti hampir 10 tahun. Isroil juga menekankan, agar pekerjaan perbaikan tidak dilakukan bersamaan dengan pembangunan tahap kedua. Hal senada disampaikan anggota Komisi C (Anggaran) DPRD Brebes, Imam Sairi. Dia menentang rencana perbaikan bersamaan dengan pembangunan tahap kedua. Hal itu, menurut pandangan dia, menyalahi perjanjian kerja sama kontrak. Selain itu, belum tentu pekerjaan tahap kedua dilaksanakan pemborong sama dengan tahap pertama. Secara terpisah, Direktur CV Era Chandra, Danang K, membantah pekerjaan perbaikan dilakukan bersamaan dengan pembangunan tahap kedua. Dia menegaskan, perbaikan tetap akan dilaksanakan sebelum habis masa pemeliharaan. Pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan dan dalam minggu ini dipastikan pekerjaan akan mulai. "Doakan saja lancar, minggu ini perbaikan akan dimulai," tambahnya. (on-52j) |