| Kamis, 12 Mei 2005 | PANTURA |
Ribuan Umat Islam Padati Jalan Dr WahidinPEKALONGAN- Ribuan umat Islam dari Pekalongan dan sekitarnya, kemarin (11/5) memadati Gedung Kanzus Shalawat Pekalongan di Jalan Dr Wahidin, Kota Pekalongan. Mereka datang ke tempat itu untuk mengikuti puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di gedung milik Habib Luthfiy Ali Bin Yahya. Banyaknya pengunjung yang berdatangan sejak pagi menyebabkan Jalan Dr Wahidin ditutup total untuk umum. Jalan yang sering digunakan sebagai jalan alternatif untuk jalur pantura itu baru bisa dibuka untuk umum setelah sore hari. Peringatan Maulid hampir setiap tahun dilakukan dan dihadiri ulama dan umat Islam dari berbagai daerah. Kali ini tokoh yang hadir adalah Said Aqil Husain Al Munawar. Bahkan, mantan Menteri Agama itu juga berkesempatan mengumandangkan azan zuhur. Karena pengunjung yang banyak, tak heran apabila acara tersebut mendapat pengamanan khusus dari pihak keamanan setempat agar dapat berjalan lancar, aman, dan tidak terjadi kekacauan lalu lintas. Koordinator Humas dan Publikasi Panitia Peringatan Drs Ngisom Cholil menuturkan, puncak peringatan dimulai dengan pembacaan simtuduror, dilanjutkan dengan bacaan dalailul khairat, dan diakhiri dengan shalat zuhur berjamaah dan makan bersama. "Yang hadir dalam acara ini adalah santri Habib di Jateng dan luar Jateng, serta umat Islam dari Pekalongan dan luar daerah. Seperti biasa acara peringatan itu tidak dilakukan ceramah agama, sehingga siapa pun yang datang tidak akan memberikan pidato agama," katanya. Menurut dia, dalam peringatan Maulid Nabi, Kanzuz juga menggelar berbagai kegiatan pendukung selain pengajian. Kegiatan itu dimulai sejak Sabtu (30/4) dengan acara ziarah atau doa-doa, pernikahan massal, pawai taaruf Pajang Jimat. "Puncak acaranya hari ini (kemarin-Red), dan hiburannya pergelaran musik gambus," tambahnya. 500 Personel Kasat Reskrim Polresta Pekalongan AKP Umar Sanusi mengatakan, untuk keamanan acara peringatan tersebut dilakukan pengamanan khusus dengan melibatkan 500 personel. Pasukan pengaman itu terdiri atas tim gabungan Polri, Kodim 0710, Banser, linmas, dan elemen lain. Pengamanan dikoordinatori Kabag Ops Polresta Pekalongan AKP HR Situmeang SIK. " Kita melakukan pengamanan acara sejak awal, yakni 30 April lalu hingga puncak acara," kata Umar. Dia menjelaskan, sistem pengamanan yang dilakukan adalah sistem berlapis. Yakni pengamanan tertutup dan terbuka dengan melakukan penutupan Jalan Dr Wahidin, dan membuka jalur gang-gang untuk sepeda motor serta membuka Jalan Tondano dan A Yani untuk dilewati mobil.(A15-19ds) |