logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 12 Mei 2005 PANTURA
Line

Ditemukan Penyakit Aneh Sejenis Polio

  • Akan Diteliti WHO 18 Mei

KAJEN - Baru-baru ini di Desa Simego Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan telah ditemukan penyakit aneh yang menyerang seorang bocah bernama Wisman (13).

Menurut keterangan seorang sumber di lingkungan setempat yang enggan disebut jati dirinya, salah satu ciri dari penyakit itu seperti terkena penyakit polio, yakni perut buncit. Namun setelah diperiksakan ke puskesmas, ternyata penyakit yang diderita Wisman itu bukan polio.

Lebih lanjut sumber itu mengatakan, dengan adanya penyakit tersebut, rencananya 18 Mei mendatang, petugas dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan datang ke daerah itu. Maksudnya untuk meneliti penyakit yang diderita anak tersebut.

"Anak itu perutnya buncit, kondisi tubuhnya lemah, namun masih bisa berjalan dengan normal," papar sumber itu, kemarin.

Saat ini anak yang terserang penyakit aneh tersebut masih berada di salah satu rumah sakit di Semarang untuk mendapatkan perawatan. Sementara ini, kata dia, proses pemeriksaan terhadap Wisman belum berlangsung. Masalahnya, anak itu dibawa ke rumah sakit menggunakan kartu JPS.

Penderita Lain

Kepala Dinas Kesehatan (DKK) dokter Sutanto Setia Budi MKes menjelaskan, di Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono memang telah ditemukan penyakit yang tidak jelas namanya.

Meski demikian, yang ditemukan pihak Dinkes di daerah itu bukan jenis penyakit seperti yang disampaikan sumber tersebut. Pihak Dinkes hanya menerima laporan dari masyarakat yang mengatakan di daerah itu ada penderita lain, seorang bocah bernama Nurhalim (19 bulan), putra A Rahim, yang juga terkena penyakit seperti polio itu.

Mendengar informasi tersebut, selanjutnya Dinkes mendatangi Desa Simego dan melihat kondisi anak itu. Setelah dicermati, diduga anak itu terkena penyakit acut waksit paralisit. Tanda-tanda penyakit itu, penderitanya mengalami kelumpuhan.

Karena belum mengetahui jenis penyakit yang diderita anak tersebut secara jelas, selanjutnya Dinas Kesehatan mengambil sampel darah dan membawanya ke laboratorium Bio Farma, di Bandung. Dari hasil pemeriksaan diketahui anak itu negatif menderita penyakit polio.

"Dia hanya mengalami panas dan lumpuh mendadak, bukan terkena polio," ujar dia sambil mengimbau agar masyarakat sekitar tidak resah dengan adanya kabar tersebut.

Disinggung soal Wisman yang menderita penyakit aneh, Sutanto menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai kondisi anak tersebut. Karena telah mendengar informasi itu pihaknya akan menindaklanjuti dan segera mengecek kebenaran kabar tersebut.

Jika kabar itu memang benar, pihaknya sebelumnya meminta maaf kepada masyarakat mengenai keterlambatan berita tersebut karena personel Dinkes sangat terbatas.

Sementara itu saat ditanya soal rencana kedatangan WHO, dia tidak mengelak. Meski demikian, kedatangan tim tersebut bukan untuk meninjau ke desa Simego, tetapi hanya kunjungan biasa. (H4-19n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA