| Kamis, 12 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Persiku Sapu Bersih KemenanganKUDUS-Tim kebanggaan Kota Kretek, Persiku, menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan semua lawannya dalam putaran pertama Kompetisi Divisi II Nasional Wilayah III di Stadion Wergu Wetan Kudus. Dalam pertandingan terakhirnya Rabu sore kemarin, Bambang Harsoyo dkk menang telak 4-0 (2-0) saat menjajal kemampuan Persaka Karangasem. Dengan meraih tambahan tiga angka penuh, mereka tak pernah kehilangan satu poin pun. Mereka membukukan nilai sempurna 15 dari lima kali main, untuk berada di puncak klasemen. Lawannya, Persaka, menjadi juru kunci putaran pertama. Gol pertama dicetak Doni Siregar pada menit ke-22, disusul Ronald Pieters (44), dan Supariyo (61), dan kembali Ronald membobol gawang lawan pada menit ke-72. Sekalipun selalu menang, anak-anak Kudus lemah di lapisan keduanya. Terbukti saat lawan Persaka, pemain lapis kedua yang dicoba Hanafing belum dapat mengangkat penampilan tim, sehingga akhirnya ditarik semua. Dia mencoba menyelipkan beberapa pemain cadangan seperti Suwito, Firmansyah dan Yasin. Sementara striker Agus Santiko dan kiper Hadi Suryanto dibangkucadangkan. Sayang Suwito tidak diberi kesempatan mengembangkan permainanannya, karena keburu ditarik digantikan Doni Siregar. Satu tembakan keras Suwito nyaris menjebol gawang Persaka yang dijaga Tony, tapi berhasil diblok. Demikian pula Supriyanto digantikan Fadli Sanusi, sementara Yasin dimasukkan menggantikan Wawan Kurniawan. Sampai memasuki menit ke-20 Bambang Harsoyo dkk memang kesulitan menebus pertahanan lawan yang dikawal ketat oleh Bagia Darmadi, Edi Sandi Putra, Setyawan dan Andreas. Baru setelah Doni masuk permainan timnya bertambah hidup dan beberapa kali tercipta peluang. Yasin yang diberi kesempatan menjadi striker belum menunjukkan kelasnya. Beberapa kali peluang matang gagal dimanfaatkan menjadi gol. Pembuka Gol pembuka tim tuan rumah tercipta pada menit ke-22, lewat kaki Doni Siregar memanfaatkan kemelut di daerah pertahanan lawan. Pada menit ke-44, Ronald Pieter yang mendapat umpan terarah dari Bambang Harsoyo, berhasil melesatkan si kulit bundar pada sudut kanan atas gawang yang dijaga Tony untuk mengubah skor menjadi 2-0. Gol ini sempat diprotes beberapa pemain Persaka, dengaan mendatangi wasit garis di sebelah timur. Pieter dianggap sudah offside. Protes Persaka mendapat reaksi penonton di tribune timur yang melemparinya dengan botol minuman. Memasuki babak kedua, gelombang serangan Persiku terbukti cukup merepotkan pertahanan lawan. Apalagi pada menit ke-52, salah seorang pemain Persaka, Setyawan diusir wasit S Haryono, setelah mendapat dua kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukan. Dia sengaja menyentuh bola dengan tangannya. Setyawan sebelumnya sudah mendapat kartu kuning, sehingga aksinya itu mendatangkan kartu merah. Terjadinya gol ketiga diawali tembakan jarak jauh Bambang Harsoyo dari sektor kanan pertahanan lawan. Bola rebound akibat kena mistar gawang, kemudian disambar Suparyo menjadikan kesebelasan berjuluk Macan Muria ini unggul 3-0. Gol penutup kemenangan akhirnya kembali dicetak oleh Ronald Pieters pada menit ke-72 hasil kerja samanya dengan Doni Siregar. Dalam pertandingan yang yang praktis dikuasai tuan rumah dan nyaris bola hanya berkutat di setengah lapangan, wasit Haryono mengeluarkan satu kartu kuning dan sebuah kartu merah untuk pemain Persaka. Kartu kuning untuk Andreas, serta satu kartu merah diberikan kepada Setyawan. Manajer Persiku, HM Tamzil MT usai pertandingan menyatakan kepuasannya atas hasil yang dicapai pasukannya. . (P7/H8-22) |