| Kamis, 12 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Jorgensen Pilih Bertemu IndonesiaBEIJING- Pelatih tim Denmark, Jan Sandahl Jorgensen, mengatakan timnya lebih memilih bertemu Indonesia di semifinal turnamen bulutangkis beregu campuran Piala Sudirman, karena menilai tim tuan rumah China sangat kuat. "Besok (hari ini-red) kami akan berusaha mengalahkan Korea untuk menjadi juara grup, karena saya yakin tim China sangat kuat sehingga pasti mengalahkan Indonesia. Jika kami menjaid juara grup maka akan terhindar dari bertemu China di semifinal," ujar Jorgensen dalam jumpa pers usai mengantar timnya memenangi pertandingan melawan Thailand, sekaligus memastikan mereka lolos ke semifinal. Sebelumnya, pada Selasa (10/5) lalu, Denmark juga memenangi penyisihan Grup 1A atas Inggris 3-2. Mengomentari penampilan para pemainnya saat bertemu Thailand, Jorgensen mengaku senang karena penampilan timnya sangat baik. Dia merasa kagum, khususnya kepada pasangan campuran Thomas Laybourn/Kamila R Juhl yang berhasil mengalahkan pasangan Sedket Prapakamol/Saralee Thungthongkam 9-15, 15-3, 15-10. Ia juga sangat yakin pemain tunggal putra Kenneth Jonassen dan ganda putra Jens Eriksen/Martin Lundgaard Hansen yang saat ini menjadi pemain papan atas dunia dapat tampil konsisten. Kenneth saat ini menduduki peringkat dua dunia, sementara Jens/Martin masih bertahan di puncak ranking ganda putra dunia. Pilih Kenneth Hal itu pula yang menjadi alasan timnya lebih memilih menurunkan Kenneth dibanding Peter Gade pada dua pertandingan menentukan pada babak penyisihan tersebut. Hingga hari kedua turnamen, Peter Gade yang menduduki peringkat tiga dunia belum dimainkan oleh tim Denmark. Apakah ganda campuran Korea yang sempat merajai arena pada tahun 2004, Kim Dong-moon/Ra Kyung-min yang hingga hari kedua ini selalu tampil terpisah akan menjadi ancaman bagi timnya? Jorgensen tak bersedia memberikan penilaian. Tapi dia menegaskan sudah mempelajari dengan teliti kekuatan pasangan tersebut. "Ini bagian dari permainan. Saya hanya bisa mengatakan bahwa kami telah mempelajari seluruhnya," katanya. ''Mereka (Korea) tim yang kuat, dan mungkin juga punya keinginan yang sama (bertemu Indonesia) dengan kami. Itu sebabnya pertandingan besok akan sangat penting. Sementara itu, tulang punggung tunggal putra Denmark, Kenneth Jonassen menilai pemain tunggal putra Korea Shon Seung-mo yang mungkin akan dihadapi pada hari ketiga, adalah lawan yang tidak bisa disepelekan. "Kami harus melupakan bahwa dia pernah cukup lama tidak tampil, dan kemarin kalah dari Boonsak Ponsana. Mungkin saja besok dia tampil sangat baik," katanya. ''Saya kira itu akan menjadi pertarungan yang imbang. Kami sudah sering bertemu dan tak ada yang bisa mengatakan bahwa salah satu lebih mendominasi.'' Indonesia sendiri juga sudah memastikan diri melaju ke semifinal setelah mengatasi perlawanan Swedia. Tim Merah Putih akan berebut posisi juara grup melawan tuan rumah China, Kamis (12/5) ini. (ant,D3-40) |