| Kamis, 12 Mei 2005 | NASIONAL |
Polda DIY Berhasil Tangkap Dua TerorisYOGYAKARTA - Jajaran Polda DI Yogyakarta hingga kini masih terus memburu jaringan Syaifullah (35) asal Cilacap, Jateng, tersangka teror bom di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya, yang berhasil diringkus petugas Detasemen 88 Antiteror Mabes Polri di Makassar pada Kamis (5/5). Dari keterangan tersangka, pada Senin malam (9/5), Polda DIY berhasil meringkus dua jaringan yang bersembunyi di kawasan Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah. Kedua orang itu, kini masih dalam pemeriksaan petugas di Mapolda DIY. ''Tersangka yang berhasil kami ringkus itu, inisialnya S dan T. Keduanya kini masih dalam pemeriksaan petugas,'' kata Kapolda DIY Brigjen Pol Drs Bambang Aris Sampoerno Djati SH usai mengikuti pelantikan pengurus Yayasan Persaudaraan Masyarakat Yogya di Rumah Makan Pasifik, Jalan Magelang, Yogyakarta, Selasa malam (10/5). Kapolda DIY menjelaskan, setelah Syaifullah tersangka teror bom di Masjid Besar Kauman dan Taman Senopati, Yogyakarta, pada tahun 2000 lalu ditangkap di Makassar, selanjutnya tersangka dikirim ke Polda DIY. Dari hasil pemeriksaan petugas, selanjutnya tim antiteror meringkus dua kawannya yang bersembunyi di kediamannya di kawasan Temanggung dan Wonosobo. ''Yang jelas sampai saat ini, kami masih terus memburu jaringan Syaifullah,'' jelas Kapolda DIY. Kedua tersangka ditangkap di tempat yang berbeda. Seperti S ditangkap petugas saat sembunyi di kediamannya di Temanggung, sedangkan T diringkus petugas di rumahnya di kawasan Wonosobo. Keduanya saat itu juga langsung diseret ke Mapolda DIY. Ketika keduanya mengetahui di ruang pemeriksaan Mapolda DIY sudah ada Syaifullah, mereka terkejut meski sebelumnya sempat mengelak dari semua tuduhan petugas. Mengelak Berdasarkan data-data dan informasi yang berhasil dikumpulkan petugas, akhirnya ketiganya tidak dapat mengelak. Bahkan dari hasil pemeriksaan sementara, kini petugas kembali ke lapangan untuk memburu jaringan lainnya yang masih berkeliaran. Diduga jaringan itu ada yang bersembunyi di luar Jawa. ''Pokoknya kami akan terus memburu mereka, karena jaringan ini cukup berbahaya,'' jelas Kapolda DIY seraya menambahkan,''Doakan saja, semoga jaringan ini cepat terungkap.'' Seperti diketahui Syaifullah diringkus petugas Detasemen 88 Antiteror Mabes Polri di Makassar pada Kamis (5/5). Setelah itu, tersangka digiring ke Polda DIY berkaitan dengan teror bom di Masjid Besar, Kauman dan Taman Senopati, Yogyakarta. Dari kasus teror itu, khususnya yang dilakukan di Jalan Senopati atau Taman Senopati menelan korban seorang tukang becak yang sedang istirahat. Informasi mengenai kedua tersangka yang baru saja diringkus Polda DIY itu selain dari keterangan Syaifullah, juga dari berbagai informasi yang selama ini dikumpulkan petugas. Untuk mengembangkan permasalahan yang lebih menjurus ke persoalan, kini ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolda DIY. (sgt-34v) |