logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Mei 2005 SALA
Line

SMKN 2 Raih ISO 9001:2000

KOTA - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Surakarta masuk dalam urutan keenam dari SMK-SMK di Indonesia yang berhasil meraih sertifikat ISO 9001:2000 dari TUV Rheinland Jerman. Padahal menurut Drs Sardi, jumlah SMK di Indonesia mencapai lebih dari 4.000 sekolah.

"Ini tentu jadi kebanggaan, tapi ingat, sertifikat ISO itu merupakan entry atau jalan masuk untuk dapat lebih meningkatkan prestasi selama ini. Jangan sampai perolehan sertifikat itu justru membuat berbagai kegiatan di sekolah ini mengendor," tandas dia yang mewakili Dirjen Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) saat penyerahan sertifikat ISO 9001:2000 dari TUV ke SMKN 2 di Solo, Rabu (4/5).

Dia menambahkan, tiga bulan setelah memperoleh sertifikat bidang manajemen mutu tersebut, jajaran pimpinan SMKN 2 harus segera melakukan interal audit. Lalu enam bulan setelah mendapat sertifikat, sekolah itu juga harus menjalani eksternal audit oleh TUV atas perkembangan manajemen mutunya.

"Nah, jangan sampai pada audit nanti justru terlihat bahwa kegiatan-kegiatan yang ada malah kendor sehingga terjadi hal-hal yang tak diinginkan," tegas Sardi.

Dia menambahkan, ada empat poin yang harus diperhatikan SMKN 2 setelah mendapatkan sertifikat ISO. Pertama, jangan sampai komitmen melemah karena menganggap sertifikat sebagai tujuan akhir. Sebab gejala yang umum terjadi, seolah-olah kalau sudah mendapat sertifikat maka kegiatan yang berjalan akan selesai.

Kedua, konsistensi dalam mempertahankan dan meningkatkan manajemen mutu harus tetap terjaga. Menurutnya, manajemen mutu sesuai dengan ISO perlu kerja sama dan koordinasi pihak-pihak di sekolah. "Lalu ketiga, tetap menjaga kebersamaan dan yang keempat, meningkatkan motivasi secara berkelanjutan," katanya.

Lima Bahasa

Pada acara itu juga ditampilkan atraksi keterampilan berbahasa. Lima siswa yang menggunakan bahasa Jawa, Indonesia, Inggris, Jepang, dan Jerman itu menyampaikan harapan atas pencapaian sertifikat tersebut. Intinya, mereka berharap sertifikat itu bisa lebih memperlancar proses pencarian kerja kelak.

Sebelumnya, sertifikat dalam hal manajemen mutu itu diserahkan Direktur Operasional TUV Ir Basarul Asamah MBA pada sekolah yang beralamat di Jalan Adisucipto 33 Solo tersebut. Menurutnya, kini SMKN 2 setara dengan institusi atau sekolah lain yang mendapat sertifikat ISO dari TUV.

"Sertifikat ISO tentu menjadi kebanggaan para siswa dan lulusan SMKN 2. Sebab, mereka dapat menggunakan ijazah sekolah yang diakui di dalam dan di luar negeri untuk mencari pekerjaan," kata Kepala SMKN 2 Drs Rakhmat Sutomo MPd, saat menerima sertifikat itu. (D11-18hn)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA