logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Mei 2005 PANTURA
Line

Gardu

24 WTS Terjaring Operasi Pekat

BATANG - Jajaran Polres Batang hingga kini masih gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat). Sebanyak 24 wanita tuna susila (WTS) yang biasa mangkal di rumah bordil di pinggir jalan raya pantai utara (pantura), terjaring saat menunggu pelanggan. Dalam operasi tersebut, juga ditangkap tiga pria hidung belang yang saat itu sedang ngamar.

Operasi yang digelar Selasa (3/5) malam lalu sekitar pukul 23.00 itu, dipimpin Kasat Samapta, AKP I Gede Ngurah Sinatupang. Operasi pertama, sasarannya rumah di tepi jalan raya Jrakahpayung, Subah. Setelah itu, dilanjutkan di Banyuputih dan Limpung.

"Operasi itu merupakan kegiatan rutin Polres Batang dalam rangka memberantas penyakit masyarakat. Kami akan terus melakukan operasi," ucap Wakapolres, Kompol Rusiyanto, didampingi Kabag Bina Mitra, Kompol Drs H Tumidjan.

Dia menambahkan, sebelumnya jajaran Satreskrim yang dipimpin langsung Kasat, AKP Guki Ginting, menangkap lima tersangka kasus judi. Mereka ditangkap saat bermain judi dengan menggunakan kartu ceki di salah satu rumah di Desa Wonokerto, Kecamatan Bandar.Setelah didata, para WTS dan ketiga pria hidung belang itu dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) setempat untuk disidang dalam kasus tindak pidana ringan (tipiring).(ar-14da)

Siswa SMP Cabuli Gadis SD

BUMIAYU - So (15), remaja kelas 2 sebuah SMP negeri di Kabupaten Tegal, belum lama ini diringkus aparat Polsek Tonjong. Dia ditangkap, menyusul adanya laporan tindak pencabulan yang dia lakukan terhadap Bunga (10-bukan nama sebenarnya-Red), gadis yang masih duduk di bangku SD, di sebuah desa di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Kapolsek Tonjong, Ipda Widiaspo, mengatakan, pelaku yang masih saudara dan tinggal satu rumah dengan korban itu mengakui perbuatannya.(on-17a)

Colt Seruduk Warung

PEKALONGAN - Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Kertijayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Menjelang Kamis (5/5) subuh, Colt T 120 SS B-8761-BZ menyeruduk sebuah warung di pinggir jalan tersebut. Akibat kejadian tersebut, warung milik Umihani nyaris ambruk. Tidak hanya itu saja, seusai menabrak bangunan warung, mobil tersebut menabrak pagar bumi milik H Nur Kholis dan kantor pemasaran salah satu perumahan di Kota Pekalongan. Total kerugian ditaksir Rp 2 juta. Kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. (H4-17j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA