| Jumat, 06 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Persiku Menang Besar LagiKUDUS-Persiku kembali menang besar. Dalam lanjutan Kompetisi Divisi II Nasional Wilayah III di Stadion Wergu Wetan Kudus, kemarin sore, mereka mengalahkan Pesik Kuningan 6-1. Dari tiga kali merumput, Tim Kota Kretek mencatat hasil 100 persen atau mengantongi poin 9. Gol Laskar Macan Muria masing-masing dipersembahkan oleh Fadli Sanusi pada menit ke-14, hattrick Agus Santiko (19, 81, dan 89), Doni Siregar (34), dan Supariyo (79). Sedangkan gol semata wayang tim tamu dicetak kapten kesebelasan, Muksin (88). Bermain di depan sekitar sepuluh ribu pendukungnya, anak-anak Kudus tampil dengan kostum biru-biru. Mereka langsung menekan jantung pertahanan lawan, begitu wasit Adi Priyono dari Malang meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Gol pembuka dicetak oleh Fadli Sanusi melalui tendangan penalti pada menit ke-14. Wasit menunjuk titik putih, setelah gelandang kiri Doni Siregar dijatuhkan pemain belakang lawan. Umpan Terukur Menit ke-19, pemain yang dalam dua laga sebelumnya selalu mencetak gol, Agus Santiko, berhasil memanfaatkan umpan lambung Doni Siregar. Membukukan dua gol, Agus ganti memberi umpan terukur kepada Doni. Tanpa kesulitan Doni menceploskan bola ke gawang lawan. Gelombang serangan terus terjadi setelah turun minum. Supariyo yang diturunkan menggantikan Ronald Pieters, juga mampu mempersembahkan gol pada menit ke-79. Setelah bertubi-tubi kebobolan, Susanto diganti Boni. Namun, Pesik ternyata juga tak mampu mengamankan sarang mereka dari serbuan anak-anak Kudus. Supariyo memberi bola lambung yang langsung dicocor Agus Santiko, untuk menambah gol pada menit ke-81. Namun, keunggulan itu justru membuat kewaspadaan pemain belakang Persiku menurun. Pada menit ke-88, kapten Pesik Muksin dengan leluasa menjaringkan si kulit bundar ke gawang Hadi Suryanto. Untung, Agus Santiko, kembali mencetak gol pada menit ke-89. Petang nanti, Persis Solo akan ditantang tim dari Bali, Persaka Karangasem. "Di atas kertas mereka belum meraih poin berarti. Tetapi mereka pasti akan bangkit dan ini harus diwaspadai," kata Prlatih Hartono Ruslan. Dari tiga kali tampil, lawannya baru mengemas nilai dua, hasil dua seri dan satu kalah. "Lawan PS Ngada pemain kewalahan. Anak-anak meremehkan, sehingga saat jeda kita ketinggalan 1-2. Kondisi meremehkan lawan tidak boleh terulang," tandasnya. (H8,P44-22) |